Sediakan Menu Khusus, Berikut Beberapa Rumah Makan Vegetarian di Malang

rumah, makan, vegetarian, di, malang, menu, waroeng, SA, di, wisatawan, diversifikasi, sayuran, pangsit, mie, taman, indie, porsi, besar, makanan, indonesia, ramah, kuliner, bidang, minatIlustrasi: menu makanan vegetarian (sumber: thespruceeats.com)

Tidak hanya menarik para karena keindahan alam dan keramahan masyarakatnya, Indonesia juga memiliki daya tarik di bidang . Menu yang disajikan beragam, mulai dari pedas, asin, manis, gurih, olahan daging, hingga menu vegetarian.

Menurut data dari The Global Vegetarian Index yang dikeluarkan oleh Oliver’s , merilis pernyataan bahwa posisi Indonesia menempati peringkat ke-16 dari 183 negara yang ramah vegetarian, atau masuk dalam 20 besar sebagai Vegetarian-Friendly Countries.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya komunitas vegetarian di Indonesia yang telah mengembangkan -destinasi digital vegetarian, di antaranya berlokasi di Belitung, Banten, Tomohon, Batam, Pontianak, hingga Malang.

Khusus untuk Kota Malang, Anda bisa menemukan beberapa rumah makan yang menyediakan menu vegetarian. Salah satunya adalah Waroeng SA yang terletak di Jalan Brigjen Slamet Riyadi, 84, Malang.

Menurut Mia, salah seorang pengunjung mengatakan, “Rumah makan ini menyajikan aneka menu vegetarian. Banyak menu yang mirip seperti lauk, namun semua terbuat dari yang sifatnya . menu cukup beragam.”

Menu yang bisa dipilih misalnya mie pangsit. Tetapi, pangsitnya diisi cincang. Kemudian, ada lumpia, risoles, atau pastel yang isinya . Menu yang ada di rumah makan tersebut bahkan memperoleh pujian dari pengunjung. “Sederhana, lezat, dan cocok bagi penyuka menu vegetarian,” ujar Rika.

Selain di Waroeng SA, Anda juga bisa mendapati tempat makan lain yang menyajikan menu vegetarian. Beberapa tempat makan itu adalah Indie Resto, Gardenia Resto, Melati Restaurant, dan Javanine Resto.

Taman Indie Resto misalnya. Tempat makan tersebut memiliki konsep outdoor. Bahkan ada lapangan golf yang menjadi latar pemandangan dari restoran ini. Suasana outdoor-nya yang rapi, asri dan Instagramable membuat restoran ini juga cukup sering dijadikan lokasi untuk acara seperti pesta pernikahan. Menu aneka sayur di restoran ini memiliki porsi yang besar.

Munculnya menu makanan vegetarian, menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, I Gede Pitana Brahmananda, sebagai salah satu bentuk diversifikasi makanan. “Selama tidak melanggar aturan hukum, diversifikasi harus dilakukan untuk menarik minat wisatawan yang ada,” ujarnya.

Berdasarkan diversifikasi itulah, Kementerian (Kemenpar) mendukung perhelatan Vegan Culinary Festival 2018 yang diselenggarakan oleh Indonesia Vegetarian Society (IVS), sebagai rangkaian acara ‘Earth Day Vegan Festival & Forum 2018’. Acara itu diselenggarakan pada 23-25 Maret 2018.

Pada acara tersebut, diperkenalkan serta dipromosikan aneka makanan (kuliner) vegan nusantara yang menjadi bagian penting dalam industri pariwisata, terutama dalam menarik minat wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia, khususnya komunitas masyarakat vegan dari seluruh dunia.

“Wisatawan dari komunitas vegetarian dan vegan di Indonesia serta mancanegara semakin banyak dan terus berkembang sehingga mendorong tumbuhnya rumah makan vegetarian dan vegan yang kini telah menjamur di berbagai kota dan daerah di Indonesia,” kata I Gede Pitana.

Loading...