Sebulan Jelang Ramadhan, Harga Sembako Merangkak Naik

Kursrupiah.net – Tren kenaikan bahan-bahan pokok jelang bulan puasa mulai tercium. Sebulan menjelang Ramadhan, kebutuhan pokok yang dijual di tradisional di beberapa daerah terpantau mengalami peningkatan.

“Rata-rata kenaikannya 5-10%. Bahkan untuk cabai merah keriting, naiknya sampai 25% lebih,” kata Ade Junengsih, salah seorang pedagang sayuran dan bumbu dapur di Pasar Inpres Subang, Kabupaten Subang, , kemarin (11/5).

Ade menyebutkan, sejumlah komoditi yang mulai mengalami peningkatan harga adalah cabai merah, cabai rawit, bawang merah, kedelai, dan gula pasir. Cabai merah dari Rp 24.000/kg menjadi Rp 25.000/kg, bawang merah yang semula Rp 36.000/kg menjadi Rp 40.000/kg, kedelai Rp 2.000/kg menjadi Rp 12.000/kg, dan gula pasir menjadi Rp 14.000/kg dari semula Rp 12.000/kg.

“Bahkan, khusus cabai merah keriting, naiknya lumayan besar, jadi Rp 32.000 per kilogram. Padahal sepekan sebelumnya Rp 25.000,” sambungnya Ade.

Menurut Ade, harga bahan pokok lazim meningkat jelang puasa dan lebaran akibat tingginya permintaan . Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Pasar (Indagsar) Kabupaten Subang, Ida Sudayat.

kami ada sembilan barang kebutuhan pokok yang naik, yakni gula pasir, cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, kol, buncis, kedelai impor, kacang hijau, dan susu kaleng. Rata-rata kenaikannya 10%, ini masih dalam kategori wajar dan normal, apalagi naiknya bertahap, enggak sekaligus,” papar Ida.

Selain di Subang, hal serupa juga terjadi di berbagai pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan, Madura dan Kota Bengkulu. Di Bangkalan, kenaikan harga sembako dan bumbu dapur juga dipicu minimnya pasokan akibat hasil panen yang buruk.

“Suplai dari juga terkendala hasil panen yang buruk,” ujar Solehah, penjual bumbu palawija di salah satu pasar tradisional Bangkalan.

Sedangkan di Bengkulu, bahan pokok yang mengalami kenaikan paling tinggi adalah gula dan minyak goreng. Harga gula yang semula Rp 11.000 kini naik menjadi Rp 14.000/kg. Sementara harga minyak goreng menanjak dari Rp 10.000 menjadi Rp 13.000/kg.

“Jelang puasa ini, hampir semua sembako di Bengkulu mulai beranjak naik. Kami tidak tahu persis penyebab kenaikan harga ini, tapi ketika kami membeli barang ke distributor harga mengalami kenaikan,” celetuk Asrul, pedagang setempat.

Loading...