Screenager Ciptakan 5 Tren sebagai Peluang Bisnis di Era Digital

Kursrupiah.net – Pola perilaku terhadap penyedia layanan digital perlahan telah berubah. Berdasar We Are Social, penetrasi yang mencapai 88,8 juta dari 318,5 juta pengguna turut memicu munculnya yang disebut Screenager.

Sebagaimana disebutkan, Screenager merupakan kelompok masyarakat yang memiliki banyak perangkat digital untuk digunakan dalam aktivitasnya sehari-hari, termasuk smartphone, tablet, dan desktop. Kelompok ini memiliki kecenderungan tak pernah merasa puas dengan suatu layanan digital tertentu.

Munculnya fenomena Screenager ini menuntun Accenture untuk mengamatinya secara lebih mendalam melalui penelitian Digital Consumer Survei 2016. Survei yang melibatkan 1000 responden dengan rentang usia 14-35 tahun ini dilakukan pada akhir tahun 2015. Hasilnya pun dirilis dengan bertajuk “Screenager++, Multiplied Experience, Real Time Emotions”.

Menurut Mohammed Sirajuddin (Siraj), Managing Director Digital Accenture , hasil survei mengungkapkan bahwa ada lima tren utama yang diciptakan oleh kelompok Screenager konsumen .

“Tren ini merupakan fenomena tren digital dan pesatnya pengguna mobile, yang mengunggah kami melakukan survei,” katanya.

Siraj menyebutkan, kelima tren tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Multiplier Effect, dimana konsumen melakukan beragam aktivitas dengan mengandalkan perangkat mobile.

  2. Perkembangan penggunaan internet of thing (IOT) di perangkat mobile baik secara global maupun di Indonesia.

  3. Lost in Transformission, dimana tren ini mengamati prilaku konsumen dalam hal privasi, keamanan dan layanan. Ini menunjukan bahwa konsumen mengutamakan layanan dan pengalaman yang real time cepat dan aman.

  4. The way you make me feel, dimana tren ini menggaris bawahi bahwa nama besar sebuah brand saja tidak cukup untuk memenangkan hati konsumen, terlebih karena karakter mereka yang semakin kritis dan kemampuan mereka mendapatkan informasi secara real time dengan bantuan digital.

  5. Brand Engagement yang menunjukan keterlibatan konsumen oleh layanan yang tepat keserhanaan, identitas, privasi dan .

Kelima tren tersebut, kata Siraj, telah mendorong Indonesia tumbuh menjadi pasar ekonomi terbesar di ASEAN.

“Pertumbuhan pengguna digital kian menarik pelaku usaha untuk melebarkan sayap bisnisnya di Indonesia. Untuk itu kemampuan penyedia produk dan layanan digital diharapkan mampu bersaing secara sehat untuk memenangkan hati konsumen,” sambung Siraj.

Loading...