Samsat Layani Proses Balik Nama Motor, Perhitungan Biaya Dapat Dilakukan Secara Manual

perhitungan, biaya, balik, nama, motor, pembebasan, program, warga, jawa, barat, kendaraan, bermotor, perkiraan, rupiah, berapa, persyaratan, khusus, pelayanan, samsat, cirebon, bekasiIlustrasi: pembelian sepeda motor

Setelah membeli kendaraan seperti motor dalam keadaan tidak baru lagi atau bekas, Anda sebaiknya segera melakukan motor. Hal itu akan memudahkan urusan Anda sendiri di kemudian hari seperti perpanjangan (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Dalam mengurus balik nama motor, ada beberapa biaya yang harus dibayarkan, antara lain biaya BBN KB (Bea Balik Nama ), PKB ( Kendaraan Bermotor), SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu-Lintas Jalan), biaya administrasi STNK, biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor), biaya pendaftaran, serta biaya di luar . Untuk besaran nominal masing-masing biaya, tergantung dari ketentuan yang berlaku.

Perhitungan biaya balik nama motor dapat Anda lakukan sendiri untuk mendapatkan perkiraan berapa yang harus dikeluarkan. Tetapi, nominal lebih jelasnya akan didapatkan di kantor polisi/samsat tempat Anda mengurus balik nama motor.

Bagi Anda warga Jawa Barat, biaya balik nama bisa menjadi lebih ringan. Hal itu dikarenakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Barat melaksanakan program pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mulai tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2018.

AKP Dany Rimawan selaku Kanit Samsat Kota Bekasi menjelaskan program ini dilakukan karena banyaknya pembeli kendaraan yang belum balik nama. Selain itu juga banyak juga dari mereka yang menunggak dan telat membayar pajak.

“Pembebasan balik nama itu dikhususkan untuk pemilik kendaraan kedua. Kemudian Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) itu yang dibebaskan hanya dendanya saja untuk biaya pokoknya tetap bayar,” tutur AKP Dany Rimawan.

Dany mengatakan bahwa persyaratan tidak berbeda dari prosedur biasanya. hanya perlu mempersiapkan KTP, , dan STNK asli serta fotokopi. Sedangkan untuk pembayaran pajak lima tahunan tetap diadakan cek fisik kendaraan.

Untuk persyaratan balik nama, yaitu KTP asli, Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD), kuitansi pembelian, STNK asli, BPKB asli, dan bukti hasil pemeriksaan kendaraan bekas. Danny mengungkapkan program itu sebagai upaya agar mereka lebih tertib dalam hal nama kepemilikan kendaraan dan pembayaran pajak kendaraannya.

“Itu kan biaya balik nama mahal, kemudian kita bebaskan denda agar potensi pajak kendaraan bisa terserap dengan baik. Jadi warga diharapkan bisa memanfaatkan program ini dengan baik,” papar Dany kembali.

Tidak hanya di Bekasi, pembebasan bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor juga dilakukan di Cirebon. Pada hari pertama pelayanan, antusias masyarakat meningkat hingga 200 persen di Samsat Sumber, Kabupaten Cirebon.

“Adanya program ini menjadi lebih murah dan membayar,” ujar Kanit Regident Asep Sunaryo Setyawono. Dalam program tersebut, tidak ada persyaratan khusus untuk masyarakat. Pelayanan juga dibuka sampai jam berapapun sampai yang mendaftar selesai.

Loading...