Saldo hingga Rp10 Juta, Ini Biaya OVO Premier

OVO merupakan salah satu aplikasi pembayaran pupuler saat iniOVO merupakan salah satu aplikasi pembayaran pupuler saat ini -arenalte.com

JAKARTA – Saat ini, semakin banyak masyarakat Indonesia yang melakukan secara secara elektronik. Tidak mengherankan jika kemudian ditemukan banyak aplikasi , salah satunya OVO. Aplikasi ini sendiri menawarkan dua tipe kartu atau keanggotaan, salah satunya OVO Premier. Dengan cash hingga Rp10 juta, OVO Premier sebenarnya relatif sama dengan OVO Club.

Dikutip dari situs resminya, OVO memberikan rincian detail biaya yang diperlukan untuk menggunakan kartu OVO Premier. Biaya atas notifikasi transaksi adalah gratis, baik notifikasi di dalam aplikasi maupun on time password SMS. Namun, untuk notifikasi di dalam aplikasi, diperlukan akses internet, baik via Wi-Fi atau seluler.

Sementara, untuk biaya tarik tunai di agen LKD, gratis, demikian juga biaya top up di agen LKD. Transaksi gratis lainnya berlaku untuk masuk, keluar antara sesama OVO, keluar ke nomor HP, pembayaran merchant , dan penukaran OVO Point. Sementara, yang dikenakan biaya adalah keluar ke bank sebesar Rp3.000, pembayaran tagihan sebesar Rp2.500, serta top up via interbank (sesuai dengan tarif di bank pengirim).

“Cara melakukan upgrade dari OVO Club ke OVO Premier cukup mudah, karena Anda bisa langsung datang ke outlet OVO terdekat di kota Anda dan menyiapkan kartu identitas,” ujar Thomas Arie Setiawan, salah satu pengguna OVO. “Namun, setelah selesai melakukan upgrade di outlet, akun tidak langsung berubah dan harus menunggu keesokan harinya.”

Thomas sendiri mengaku melakukan upgrade ke OVO Premier adalah untuk mendapatkan transfer antara akun OVO. Dibandingkan dengan akun OVO Club yang memiliki batas dana/saldo dalam OVO Cash sebesar Rp2.000.000, akun OVO Premier dapat menyimpan dana/saldo dalam OVO Cash sampai sebesar Rp10.000.000.

“Mengenai keuntungan dari cashback, saya sendiri jarang menggunakannya. Paling sering, selain untuk pembayaran Grab, saya gunakan untuk pembayaran ketika berbelanja di Hypermart,” sambung Thomas. “Sayangnya, dua kali pembelanjaan terakhir di Hypermart gagal menggunakan OVO karena adanya kesalahan teknis. Rata-rata sih, seingat saya karena faktor sinyal saja.”

Loading...