Saham AS di Sektor Kesehatan & Perumahan Anjlok

New York – Saham AS jatuh pada hari Rabu (21/12) kemarin dengan saham dan real estate yang usai Nasdaq Composite dan Dow Jones Industrial Average mencapai rekor tertinggi.

Dow Jones sempat naik 15 poin dari 20.000, level yang tak pernah tercapai, namun melepaskan keuntungan tersebut dan menghabiskan sebagian besar sesi pada kerugian. Saham AS telah menguat sejak 8 November lalu, dengan Dow naik 9% dan S&P 500 memperoleh 6% dengan spekulasi terkait rencana presiden terpilih Donald Trump melakukan deregulasi dan pengeluaran akan meningkatkan .

Beberapa khawatir bahwa Trump reli telah membuat saham mahal dan khawatir bahwa legislator mungkin menolak pemotongan pajak yang kuat dan kebijakan lain yang dapat memperlebar defisit federal. S&P 500 diperdagangkan sekitar 17 kali lipat dari perkiraan pendapatan 12 bulan, jauh di atas rata-rata 10 tahun dari 14.

“Orang-orang mengambil jeda dan mereka ingin melihat apa yang akan terjadi,” ujar Chris Zaccarelli, Kepala Investasi Cornerstone Financial Partners. “Dalam 100 hari pertama di kantor, akan menarik untuk melihat undang-undang apa yang bisa mereka dapatkan melalui kongres dan peraturan apa yang akan mereka cabut.”

Harapan modal yang lebih rendah dari pajak membuat investor tidak tertarik menjual sahamnya hingga Januari. Sejauh ini pada tahun 2016 S&P 500 telah naik 11%, melampaui 8% perolehan untuk tahun ini dari perkiraan sejak 12 bulan lalu.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 0,16% pada Rabu dan berakhir pada 19,941.96 poin dan S&P 500 kehilangan 0,25% menjadi 2,265.18. Nasdaq Composite turun 0,23% menjadi 5,471.43. Sementara itu sektor kesehatan merosot 0,60% dan sektor perumahan kehilangan 1,32%.

Saham Accenture turun 5% setelah perkiraan pendapatan penyedia jasa konsultasi dan outsourcing software ini meleset dari perkiraan. Sedangkan Twitter turun 4,69% setelah kepala urusan teknologi mengatakan ia akan meninggalkan perusahaan.

Dengan beberapa investor yang telah pergi untuk libur akhir tahun, volume saat ini sangat ringan. Sekitar 5,4 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, jauh di bawah 7,4 miliar rata-rata harian selama 20 sesi terakhir.

Loading...