Sabtu Sore, Kurs Rupiah Tetap di Rp14.000/USD

Rupiah - sumutinvest.comRupiah - sumutinvest.com

JAKARTA – belum bisa keluar dari posisi Rp14.000 walaupun laporan nonfarm payrolls AS terbaru menunjukkan lapangan kerja yang tidak menggembirakan. Menurut data Xe pada pukul 15.04 WIB, Garuda berada di level Rp14,016 per AS. Sebelumnya, spot ditutup melemah 15 poin atau 0,11% di posisi Rp14.030 per AS pada Jumat (5/2) kemarin berdasarkan catatan Index,

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja sepanjang Januari 2021 lebih kecil dari yang diharapkan. Departemen AS mengatakan bahwa nonfarm payrolls hanya meningkat 49.000 sepanjang bulan lalu. Sementara itu, tingkat pengangguran dilaporkan turun menjadi 6,3%. Survei yang dilakukan Dow Jones sebelumnya memprediksi pertumbuhan 50.000 dan tingkat pengangguran tidak berubah di angka 6,7%.

Penurunan tajam pengangguran terjadi karena tingkat partisipasi angkatan kerja turun tipis menjadi 61,4% dan 406.000 pekerja meninggalkan angkatan kerja. pengangguran mencakup pekerja yang putus asa dan mereka yang memegang posisi paruh waktu karena alasan ekonomi juga terpantau turun menjadi 11,1% dari 11,7% pada Desember 2020.

“Meskipun memperoleh pekerjaan pada bulan Januari setelah mengalami kerugian di bulan Desember, ini bukanlah laporan yang telah berubah arah,” kata ekonom perusahaan di Navy Federal Credit Union, Robert Frick, dilansir dari CNBC. “Kami khususnya tidak boleh mengambil penghiburan bahwa tingkat pengangguran turun drastis mengingat itu terutama karena lebih banyak orang AS yang keluar dari angkatan kerja.”

Lebih dari 10 juta orang AS tetap menganggur, dengan 4,3 juta lebih di antaranya sudah tidak bekerja dari setahun yang lalu meskipun jumlahnya menurun 606.000 di bulan Januari. Perusahaan memangkas pekerjaan pada bulan Maret dan April 2020 untuk memerangi pandemi Covid-19, dan sebagian besar sektor tetap di bawah level sebelum pandemi.

Kerusakan sangat parah di industri perhotelan, karena pemerintah di seluruh negeri telah memaksa hotel, bar, dan restoran untuk tutup atau beroperasi dengan jadwal dan kapasitas yang dikurangi untuk menghentikan penyebaran . Sektor perhotelan kehilangan 61.000 pekerjaan lagi dalam beberapa bulan setelah menderita eksodus yang direvisi turun sebesar 536.000 pada bulan Desember.

Loading...