Rusak Fasilitas Olimpiade dan Mabuk, Atlet Australia Tidak Dihukum

Fasilitas Kamar Olimpiade Tokyo - www.scmp.comFasilitas Kamar Olimpiade Tokyo - www.scmp.com

TOKYO – Sejumlah bikin onar selepas bertugas di ajang Olimpiade Tokyo. Beberapa merusak mereka di atlet, meninggalkan genangan muntah dan lubang di dinding, bahkan menyebabkan kekacauan di dalam penerbangan 10 jam ketika pulang ke Sydney. Meski demikian, tim menyatakan bahwa para atlet tersebut tidak akan menerima hukuman.

“Beberapa anak muda melakukan kesalahan, mereka telah meninggalkan kamar dalam kondisi yang tidak dapat diterima,” kata ketua kontingen Australia, Ian Chesterman, dilansir dari South Morning Post. “Namun, kerusakan ‘kecil’ dan itu bukan hal yang paling sulit untuk memecahkan tempat tidur kardus. Ada lubang di dinding, tetapi itu cukup mudah membuatnya.”

Chesterman menambahkan, ini seperti buku waktu, saat anak muda yang baik membuat kesalahan, bab dua adalah baik mereka penuh penyesalan, sedangkan bab tiga adalah anak muda yang baik belajar dari kesalahan dan menjadi orang yang lebih baik. Para pelanggar diklaim juga telah meminta maaf dan mereka tidak akan mendapatkan hukuman atas perbuatannya.

Sementara itu, Rugby Australia pada hari Selasa (3/8) kemarin mengatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan investigasi sendiri setelah diberitahu oleh pejabat tentang perilaku yang ‘tidak dapat diterima’ oleh pemain rugby dan sepak bola dalam penerbangan pulang dari Olimpiade. rute Tokyo ke Sydney memang mengeluhkan perilaku gaduh saat para Olympian dilaporkan mabuk, termasuk muntah di kamar mandi pesawat.

“Rugby Australia telah diberitahu tentang insiden yang melibatkan atlet putra Australia setelah diberitahu oleh Komite Olimpiade Australia,” katanya. “Rugby Australia telah memulai penyelidikan internalnya sendiri atas masalah ini. Rugby Australia mengharapkan standar tertinggi dari semua karyawannya, mencontoh nilai-nilai kami, termasuk rasa hormat, integritas, semangat, dan kerja tim.”

CEO Komite Olimpiade Australia, Matt Carroll, menuturkan bahwa dia telah menerima dari CEO rugby dan sepak bola, menyelidiki perilaku gaduh dalam penerbangan ke Sydney. Menurutnya, tindakan tersebut sangat mengecewakan dan tentu saja tidak dapat diterima. “Meskipun tidak ada keluhan resmi dari maskapai, perilaku yang tidak dapat diterima menjadi perhatian kami dan saya langsung mengangkat masalah ini dengan CEO olahraga anggota kami,” tandasnya.

Loading...