Rupiah Tutup Dagang di Zona Hijau Meski Dolar Bergerak Solid

Setelah bergerak fluktuatif di tengah laju solid dolar , akhirnya mampu menutup transaksi awal pekan (10/7) ini di zona hijau. Menurut laporan Index pukul 15.59 WIB, Garuda memungkasi perdagangan dengan penguatan tipis sebesar 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.398 per dolar AS.

Setelah dibuka stagnan di posisi Rp13.399 per dolar AS, rupiah sempat menguat tipis 1 poin atau 0,01% ke posisi Rp13.398 per dolar AS pada pukul 10.33 WIB. Selepas jeda siang, atau pukul 12.46 WIB, spot berbalik melemah 1 poin atau 0,01% ke level Rp13.400 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.42 WIB, mata uang Garuda masih tertahan di zona merah setelah turun 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.402 per dolar AS, sebelum akhirnya bangkit di detik-detik akhir.

Dari global, pergerakan indeks dolar AS tetap solid pada perdagangan hari ini menyusul laporan pertambahan pekerjaan di Paman Sam yang mengisyaratkan bahwa The Fed bakal bertahan dengan rencana pengetatan kebijakan sepanjang sisa tahun ini. Setelah dibuka dengan kenaikan sebesar 0,029 poin atau 0,04% di level 96,047, the greenback kembali menguat 0,009 poin atau 0,01% ke posisi 96,017 pada pukul 12.11 WIB.

Akhir pekan (7/7) kemarin waktu setempat, Departemen AS melaporkan jumlah di negara tersebut meningkat sebanyak 222.000 pada bulan Juni 2017. Angka ini melebihi prediksi ekonom dengan kenaikan sebesar 1790.000, sekaligus menguatkan rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga lanjutan, setidaknya satu kali lagi pada tahun ini, serta mulai mengurangi neracanya.

“Laporan pekerjaan yang solid memberi kita lebih banyak alasan untuk mengharapkan The Fed akan mengumumkan bahwa mereka siap untuk mulai memangkas keuangannya,” ujar Kepala Strategi Valuta Asing untuk Daiwa Securities, Mitsuo Imaizumi, seperti dilaporkan Reuters. “Sebaliknya, Bank of Japan tidak terlihat keluar dari jalur kebijakannya saat ini serta mengambil langkah yang justru melemahkan yen.”

Sementara itu, Bank siang tadi menetapkan berada di posisi Rp13.408 per dolar AS, terdepresiasi 11 poin atau 0,08% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.397 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, pergerakan mata uang bervariasi terhadap greenback, dengan pelemahan terdalam dialami yen Jepang sebesar 0,20% dan penguatan tertinggi menghampiri won Korea Selatan sebesar 0,44%.

Loading...