Rupiah Terseret Arus Pelemahan Mata Uang Asean

Kurs ditutup merosot 32 poin atau sedalam 0,23% ke level Rp 13.893 per AS pada penutupan sore ini (8/12). menyatakan, hal ini (pelemahan Rupiah) terjadi di tengah gelombang pelemahan mata uang .

Meski begitu, Mata uang Garuda bukanlah yang terburuk. Ada Ringgit Malaysia yang hingga 1,08%, sementara Peso Filipina dan Dolar Singapura masing-masing melemah sebesar 0,17% dan 0,13%. Baht Thailand menempati urutan ke-5 dengan penurunan kurs sebesar 0,06%.

Berdasar kurs tengah (BI) pada hari ini, Selasa (8/12), Rupiah berada pada level Rp 13.853/ atau melemah sejauh 16 poin dari posisinya kemarin di level Rp 13.837/. Rupiah bergerak pada kisaran level harian mulai Rp 13.922 hingga Rp 13.784 per Dolar .

Dikutip dari data IMQ21 pada pukul 16.00 WIB, Rupiah menempati titik Rp 13.867 per Dolar AS atau meluncur 0,05% (setara 7 poin) dari posisinya di hari sebelumnya pada level Rp 13.860/USD. Dalam perdagangan harian, Rupiah sempat menyentuh level terlemah di posisi Rp 13.893/USD hingga level terkuat Rp 13.811/USD.

Di saat yang sama, dinyatakan menguat sebesar 0,29% di spot exchange. Rebound Euro mencapai 1,0868 euro/USD dibandingkan perdagangan di hari sebelumnya (7/12). Sedangkan Poundsterling, malah jatuh 0,14% hingga membuatnya tersangkut di level 1,5034 / USD.

Loading...