Transaksi Selasa Pagi, Rupiah Terpeleset ke Zona Merah

Rupiah - bisnis.comRupiah - bisnis.com

JAKARTA – Rupiah harus terpeleset ke zona merah pada Selasa (27/10) pagi saat pasar keuangan bersiap menghadapi libur panjang. Menurut paparan Wall Street Journal pada pukul 09.28 WIB, Garuda melemah 20 poin atau 0,14% ke level Rp14.670 per AS. Sebelumnya, spot sempat ditutup menguat 10 poin atau 0,07% di posisi Rp14.650 per AS pada Senin (26/10) kemarin.

“Penguatan rupiah dalam beberapa sesi terakhir tidak lepas dari mulai masuknya kembali aliran asing ke Indonesia. Hal ini didukung oleh sejumlah sentimen seperti pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja,” tutur Ekonom CORE, Yusuf Rendy Manilet, dikutip dari Bisnis. “Tren rupiah juga didukung kondisi keuangan global yang stabil setelah sembuhnya Presiden AS, Donald Trump, dari .”

Hampir senada, Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, menuturkan bahwa penguatan nilai rupiah ditopang oleh mulai kembalinya para asing ke pasar Indonesia. Menurutnya, bergairahnya para asing disebabkan prospek vaksin Covid-19 yang akan segera disalurkan dalam waktu dekat.

“Kondisi politik Indonesia yang cenderung stabil juga meningkatkan keyakinan para pelaku pasar terhadap Indonesia,” ujar Ariston. “Meski demikian, tren kenaikan rupiah masih cenderung terbatas, disebabkan lonjakan kasus positif virus corona pada beberapa wilayah di dunia. Kabar simpang siur terkait kejelasan paket stimulus AS juga menghambat laju penguatan nilai rupiah.”

Sementara itu, berdasarkan analisis CNBC Indonesia, rupiah akan menghadapi tantangan dalam transaksi hari ini. Karena, pelaku pasar cenderung melakukan aksi wait and see sepanjang pekan ini, bahkan mungkin hingga minggu depan, karena ada acara pemilihan presiden AS pada 3 November 2020 waktu setempat.

Bahkan, CNBC Indonesia memprediksi mata uang Garuda bakal terdepresiasi pada perdagangan kali ini. Pasalnya, tanda-tanda pelemahan rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). NDF adalah instrumen yang memperdagangkan mata uang dalam jangka waktu tertentu dengan patokan tertentu pula. Pasar NDF seringkali memengaruhi psikologis pembentukan di pasar spot, dan karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot.

Loading...