Rupiah Tergerus Sentimen jelang Rapat The Fed Esok

rupiah diyakini masih akan melanjutkan babak penguatannya. Sinyal ini terendus dari sejumlah dunia yang memanfaatkan momen untuk menaikkan posisi.

“Bahkan beberapa di antaranya mampu melanjutkan kenaikan. Pada pasar spot valas global, terlihat laju EUR-USD dan GBP-USD mampu berbalik naik,” sebut Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada dalam risetnya yang ‎diterima pagi ini (26/10).

Indeks pada pembukaan pagi ini (26/10) diketahui tipis. Dikutip dari Indeks Dollar Bloomberg, USD tipis hingga ke level 97,123. Padahal Dollar telah tersangkut di level 97,127 pada hari Jumat lalu (23/10) dengan menanjak 0,78%.

Sementara kenyataannya, Rupiah justru dibuka melemah 29 poin pada pembukaan perdagangan pagi ini. Mata uang Garuda tergusur 0,21% hingga tembus ke level Rp13.650/USD. Rupiah dikatakan terpengaruh oleh pemangkasan bank sentral (PboC) serta beredarnya sentimen jelang rapat bank sentral AS .

Jadwal rapat masih menjadi penggerak sentimen utama bagi Dollar AS. Putusan besaran Fed Rate menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar. Disebutkan pada laman resminya, The Fed bakal menggelar rapat pada tanggal 27-28 Oktober mendatang.

Loading...