Jumat Sore, Rupiah Rebound Jelang Pidato Powell di Jackson Hole

Rupiah - bisnis.comRupiah - bisnis.com

JAKARTA – Rupiah ternyata mampu bangkit ke zona hijau pada Jumat (23/8) sore, ketika global menantikan pidato penting Gubernur , Jerome Powell, dalam simposium di Jackson Hole. Menurut paparan Index pada pukul 15.58 WIB, Garuda berakhir menguat 24 poin atau 0,17% ke level Rp14.215 per dolar AS.

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp14.249 per dolar AS, melemah 15 poin atau 0,11% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.234 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia juga tidak berdaya di hadapan , dengan pelemahan terdalam sebesar 0,37% dialami won Korea Selatan.

Dari pasar global, indeks dolar AS terpantau bergerak naik pada hari Jumat, di tengah ekspektasi bahwa pidato penting oleh Gubernur , Jerome Powell, akan memperkuat bahwa bank sentral AS belum memasuki siklus pelonggaran moneter yang berkepanjangan. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,172 poin atau 0,18% ke level 98,342 pada pukul 15.30 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, Powell akan memberikan pidato yang sangat dinanti pada Jumat malam di pertemuan para gubernur bank sentral di Jackson Hole. Keraguan tentang pelonggaran lebih lanjut muncul setelah dua pejabat The Fed mengatakan bahwa mereka tidak melihat alasan untuk menurunkan lagi tanpa tanda-tanda baru kelemahan ekonomi.

Pasar mata uang dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh pergeseran bank sentral global ke pengaturan kebijakan yang jauh lebih akomodatif karena pertumbuhan ekonomi melambat dan perselisihan perdagangan meningkat. Harapan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan September masih sangat tinggi, tetapi pasar mata uang kemungkinan akan bereaksi jika nada komentar Powell tidak sesuai dengan harapan dovish ini.

“Pasar suku bunga jauh di depan The Fed dalam penetapan untuk pemotongan suku bunga yang agresif, tetapi Powell mungkin tidak dovish seperti diperkirakan,” kata kepala strategi mata uang di Mizuho Securities, Masafumi Yamamoto. “Powell akan mempertahankan opsi penurunan suku bunga di atas meja, tetapi tidak akan condong terlalu kuat ke arah itu, dan ini akan mendukung dolar AS.”

Loading...