Rupiah ‘Parkir’ di Zona Merah Jelang Laporan Inflasi AS

lagi-lagi harus ‘parkir’ di zona merah pada Kamis (14/9) ini meski indeks AS sedikit mengalami koreksi jelang rilis data inflasi Paman Sam. Menurut catatan Index pukul 15.58 WIB, mata uang NKRI memungkasi dengan ‘terjun’ 50 poin atau 0,38% ke level Rp13.251 per dolar AS.

Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (13/9) kemarin, rupiah ditutup tipis 1 poin atau 0,01% di posisi Rp13.201 per dolar AS. Kemudian, pagi tadi mata uang Garuda membuka transaksi dengan anjlok 39 poin ke level Rp12.240 per dolar AS. Lalu, sepanjang hari ini, spot bergerak di kisaran Rp13.228 hingga Rp13.355 per dolar AS.

Dari , indeks dolar AS sebenarnya kembali mengalami koreksi menjelang pengumuman data inflasi Paman Sam yang diharapkan memberi petunjuk mengenai periode penaikan suku bunga The berikutnya. Mata uang greenback terpantau melorot 0,089 poin atau 0,10% ke level 92,431 pada pukul 09.41 WIB setelah kemarin ditutup menguat di posisi 92,520.

Fokus jangka pendek pasar saat ini adalah data inflasi AS yang akan sangat dicermati oleh bank sentral AS, The Fed, sebagai pertimbangan untuk menaikkan suku bunga berikutnya. Indeks konsumen inti AS diperkirakan akan meningkat 1,6% secara basis tahunan pada bulan Agustus 2017, sementara The Fed memiliki target inflasi sebesar 2%.

“Pasar telah bergerak sedikit ke sisi dovish dalam hal ekspektasi The Fed,” papar kepala strategi pasar untuk United Overseas Bank di Singapura, Heng Koon How, seperti dikutip Reuters. “Jadi, jika misalnya angka inflasi AS ternyata sedikit lebih kuat dari perkiraan, maka saya pikir akan membantu menambahkan sedikit dorongan terhadap rebound dolar AS.”

Sementara itu, Bank siang tadi mematok kurs tengah berada di posisi Rp13.239 per dolar AS, terdepresiasi 30 poin atau 0,22% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.209 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia tidak berdaya versus grenback, dengan pelemahan terdalam dialami won Korea Selatan yang terjun 0,40% dan peso Filipina yang turun 0,33%.

Loading...