Rupiah Nyaris Sentuh Rp 13.000/USD

USD-dolaramerika hari ini (2/3) tampaknya drastis terhadap , yaitu hampir menyentuh level Rp 13.000 perDolarnya. Rupiah sebanyak 0,25% ke posisi Rp12.964 per Dolar Amerika menjelang sesi penutupan perdagangan hari ini, yaitu pada pukul 14.17 WIB berdasarkan pantauan Indeks Dolar . Sejak sesi awal perdagangan, Rupiah memang sudah melemah sebesar 0,34% saat dibuka, yaitu berada pada level Rp 12.976 perDolar Amerika, dari posisi di sesi penutupan perdagangan hari sebelumnya yaitu di Rp 12.932 perDolar Amerika.

Melemahnya posisi Rupiah sore ini terjadi karena Dolar Amerika ditransaksikan menguat terhadap sebagian besar mata uang di . Rupiah, , dan ringgit adalah mata uang Asia yang paling banyak tergeser pada hari ini. Dari 11 mata uang Asia yang diperdagangkan, hanya 2 mata uang yang bergerak menguat dan 1 mata uang yang tetap stagnan. Sisanya melemah seperti halnya Rupiah, Ringgit, dan .

“Saya kira hal utama (adalah tentang) banyaknya terhadap USD, karena kemungkinan Fed (Federal Reserve) akan menaikkan (suku bunga) Fed Rate,” ungkap Ahmad Sujatmiko, Analis PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) yang diwawancara di Jakarta pada hari ini (2/3). Selain itu, Ahmad juga menjelaskan bahwa gerakan melemahnya Rupiah terjadi akibat adanya sentimen negatif atas pertumbuhan ekonomi yang melambat di level 7% pada tahun ini, meskipun sebenarnya tidak terlalu jauh dari prediksi dan capaian tahun lalu, yaitu sebesar 7,3%.

Loading...