Jumat Sore, Rupiah Berakhir Naik Jelang Laporan NFP AS

Rupiah - www.aktual.comRupiah - www.aktual.com

JAKARTA – mampu mempertahankan posisi di teritori hijau pada Jumat (4/9) sore ketika fokus saat ini tengah tertuju pada pengumuman data nonfarm payrolls AS yang diumumkan sore waktu setempat. Menurut laporan Bloomberg Index pada pukul 14.57 WIB, Garuda menguat 27,5 poin atau 0,19% ke level Rp14.750 per AS.

Sementara itu, data yang diterbitkan Bank jam 10.00 WIB tadi menetapkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.792 per dolar AS, menguat 26 poin dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.818 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, sejumlah mata uang harus takluk terhadap , termasuk ringgit Malaysia, baht Thailand, dan rupee India.

“Rupiah kemungkinan bisa mencoba menguat terhadap dolar AS pada hari ini, tetapi kemungkinan penguatannya tidak banyak, karena dari dalam negeri sendiri ada potensi perlambatan pemulihan ekonomi dan penyebaran virus corona yang masih tinggi,” tutur Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, dilansir Antara. “Kemungkinan juga mengambil sikap wait and see jelang data nonfarm payrolls AS.”

Dari pasar , indeks dolar AS relatif bergerak stabil terhadap mata uang utama pada hari Jumat, ketika investor menantikan data pekerjaan utama AS yang akan menjelaskan kekuatan pemulihan ekonomi dari wabah virus corona. Mata uang Paman Sam terpantau menguat tipis 0,044 poin atau 0,05% ke level 92,783 pada pukul 12.48 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, greenback telah berhasil menghentikan penurunan baru-baru ini, tetapi analis memperingatkan sentimen tetap lemah karena kekhawatiran tentang kekuatan pertumbuhan ekonomi AS dan spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu yang sangat lama. “Dolar AS telah rebound terhadap euro dan bisa terus naik sedikit lebih jauh,” kata ahli strategi valuta asing senior di IG Securities di Tokyo, Junichi Ishikawa.

Saat ini, investor menantikan pengumuman data nonfarm payrolls AS bulan Agustus 2020 yang akan dirilis sore nanti waktu setempat. Sejumlah ekonom memperkirakan gaji non-pertanian di AS tumbuh sebesar 1,4 juta pada bulan kemarin, yang akan lebih lambat dari 1,763 juta pekerjaan yang telah dibuat pada bulan sebelumnya.

Loading...