Rupiah Menguat Setelah Subsidi BBM Dipangkas

rupiah berada padaa posisi penguatan tertinggi dalam 3 minggu terakhir. Hal ini justru terjadi setelah Presiden Joko Widodo memberlakukan kenaikan harga . Kebijakan ini dinilai akan membebaskan dana untuk belanja modal dalam perekonomian yang tumbuh di laju paling lambat sejak tahun 2009.

Langkah yang diumumkan hari Senin kemarin (17/11) mulai berlaku hari ini (18/11), yaitu dengan menaikkan harga Premium sebesar Rp 2.000/liter menjadi Rp 8.500/liter dan solar dengan jumlah kenaikan yang sama menjadi Rp 7.500/liter. Sebelum kenaikan diberlakukan, Indonesia telah mengalokasikan dana sebesar 276 trilyun rupiah (setara 22,7 Juta USD) untuk dalam anggaran tahun 2015, atau sebesar 13,5% dari APBN.

“Kebijakan untuk menaikkan harga BBM setidaknya akan menyisakan dana sebesar 100 trilyun rupiah yang dapat digunakan untuk pengeluaran yang lain”, kata Menteri , Bambang Brodjonegoro. Kurs Rupiah menguat sebesar 0,4%, penguatan terbesar sejak 29 Oktober 2014, yaitu berada di posisi Rp 12.153/USD.

Indonesia di Jakarta Composite Index (JCI) juga ditutup menguat 1% di posisi 5.102,469 , penutupan ini merupakan yang tertinggi sejak 23 Oktober 2014. Saham perusahaan besar Indonesia seperti Perusahaan rokok PT sahamnya naik 3,7% dan PT Indonesia naik 1,8%.

Loading...