Rupiah Menguat di Awal Pekan Usai Long Weekend

rupiah menguat 18

Rupiah mampu memulai awal pekan (17/4) ini dengan penguatan selepas libur panjang karena Paskah. Seperti diwartakan Bloomberg Index, Garuda mengawali sesi dagang hari ini dengan naik 10 poin atau 0,08% ke level Rp13.264 per . Kemudian, pada pukul 08.39 WIB, spot kembali tipis 5 poin atau 0,04% ke posisi Rp13.269 per AS.

“Masih adanya imbas pelemahan dolar AS dapat memberikan peluang bagi pergerakan sejumlah mata uang Asia, termasuk rupiah, untuk mengalami kenaikan lanjutan,” ujar Analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada. “ penguatan mata uang domestik yang sudah terbentuk diharapkan masih dapat bertahan pada perdagangan selanjutnya.”

Sebelumnya, ditambahkan Reza, kurs dolar AS langsung anjlok setelah Presiden dalam wawancara dengan Wall Street Journal mengutarakan bahwa mata uang negaranya masih terlalu kuat. “Jadi, Trump menginginkan untuk melihat suku bunga yang lebih rendah,” sambung Reza.

“Naiknya yen dan euro terhadap dolar AS serta naiknya sejumlah komoditas, terutama minyak, diharapkan dapat membantu rupiah untuk bertahan di zona positif,” lanjut Reza. “Dengan kondisi tersebut, mata uang Garuda diperkirakan bakal bergerak dengan kisaran Rp13.340 hingga Rp13.240 per dolar AS.”

Sebelumnya, pada perdagangan jelang libur panjang Kamis (13/4) lalu, mata uang Garuda mampu ditutup menguat 19 poin atau 0,14% ke posisi Rp13.256 per dolar, setelah bergerak di kisaran Rp13.249 hingga Rp13.273 per dolar AS, sekaligus menandai penguatan selama lima hari beruntun. Rupiah menguat di tengah melemahnya kinerja dolar AS akibat komentar Donald Trump.

Loading...