BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Berakhir Hijau

Rupiah - Jitunews.comRupiah - Jitunews.com

JAKARTA – mampu mempertahankan posisi di zona hijau pada perdagangan Kamis (23/1) sore, ketika Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) memutuskan untuk menahan acuan di level 5%. Menurut paparan Index pada pukul 15.59 WIB, Garuda ditutup menguat 7 poin atau 0,5% ke level Rp13.639 per AS.

“Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 22-23 Januari 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7DRRR di posisi 5%,” ucap Gubernur BI, Perry Warjiyo. “Keputusan ini dipengaruhi oleh prospek yang meredakan ketidakpastian, serta perkembangan kesepakatan dagang antara AS dan China.”

Dari global, indeks dolar AS sedikit bergerak turun pada hari Rabu, di tengah himpunan data terbaru yang menunjukkan perkembangan ekonomi Negeri Paman Sam. Mata uang greenback terpantau melemah 0,006 poin atau 0,01% ke level 97,521 pada pukul 14.11 WIB, setelah akhir perdagangan Rabu (22/1) ditutup turun cuma 0,004 poin di posisi 97,527.

Dilansir Xinhua, Chicago Fed National Activity Index (CFNAI), indeks bulanan yang dirancang untuk mengukur keseluruhan aktivitas ekonomi AS dan tekanan terkait, dilaporkan sebesar -0,35 pada bulan Desember 2019, atau turun dari bulan sebelumnya di angka +0,41, demikian rilis Bank of Chicago. Sementara itu, total penjualan rumah di AS meningkat 3,6% dari November menjadi 5,54 juta pada Desember.

Dalam berita lain, Reuters melaporkan bahwa Presiden AS, Donald Trump, bahwa pemotongan pajak untuk kelas menengah akan diumumkan selama 90 hari ke depan. Dia juga mengancam akan mengenakan tarif 25% pada mobil dari Uni Eropa, jika kesepakatan kedua kubu tidak tercapai. “Pada akhirnya itu akan sangat mudah karena jika kita tidak dapat membuat kesepakatan, kita harus mengenakan tarif 25% pada mobil mereka,” kata Trump kepada Fox Business.

Loading...