Rupiah Menguat 2 Poin di Tengah Lonjakan Dollar AS, Situasi Pasar Global Masih Tegang Pasca Serangan Terror Paris

Setelah dibuka pada posisi yang cukup lemah pasca penurunannya yang cuku drastis yakni 41 poin, pada penutupan petang tadi, rupiah menguat tipis sebesar 3 poin hingga tiba pada angka Rp. 13.746/USD berdasarkan data dari .

menempati urunan ke-5 dari daftar negara berkembang yang bergerak menguat, dipimpin oleh Brazil yang menguat hingga 0,77%.

Dikutip dari Harian Bisnis, sepanjang hari ini, kurs rupiah bergerak pada level terkuat Rp13.683/USD dan terlemah Rp13.798/USD. Penguatan rupiah seiring dengan menguatnya mata uang regional Asia.
Berdasarkan data dari Bank Indonesia, nilai kurs transaksi rupiah pada penutupan pasar petang tadi adalah Rp13.780/USD untuk kurs , dan Rp13.642/USD untuk kurs beli.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diterima hari ini, Selasa (17/11/2015) sejak tadi pagi telah memprediksi bahwa rupiah berpeluang untuk mengalami penguatan. Masih kepada Harian Bisnis ia berujar bahwa hari ini rupiah berpeluang menjaga sentimen pelemahannya terhadap .

Sebelumnya, Rupiah melemah hingga kemarin, mengikuti sentimen penguatan dolar di pasar uang Asia. Pelemahan rupiah juga sejalan dengan aksi jual di IHSG dan pasar SUN.

Meski demikian, para ekonom dan dan pengamat dari badan-badan keuangan Indonesia menekankan pada para pelaku pasar untuk terus mewaspadai pergerakan rupiah. Pasalnya kenaikan yang direncanakan oleh Amerika Serikat pada bulan Desember semakin menunjukkan tanda-tanda realisasi bersamaan dengan semakin menguatnya hingga di pertengahan November ini.obligasi

Selain itu, krisis yang terjadi di Perancis pasca aksi terror yang ditengarai dimotori oleh ISIS Jumat, 13 November 2015 lalu juga berpengaruh terhadap beberapa nilai mata uang dunia secara . Menyusul serangan udara militer Prancis sebagai serangan balasan ke sentra pasukan ISIS, harga minyak mentah kembali naik kali ini lebih dari 2% hingga malam tadi.

Sementara itu, juga masih terus tertekan, akibat terbebani oleh situasi keamanan yang memburuk di Perancis.

Loading...