Rupiah Melorot ke Rp 12.722 di Sesi Pembukaan Hari ini

Rupiah Turun Dolar NaikRupiah diperdagangkan antar Bank lokal pada sesi pertama (7/11) terdepresiasi sebesar 77 basis poin menjadi Rp 12.722 per dari nilai semula Rp 12.645 per Dolar pada penutupan sesi perdagangan kemarin (6/11).

Lukman Leong, Analis PT Platon Niaga Berjangka mengatakan bahwa Dolar Amerika masih terus mendominasi pasar . Para pelaku pasar kini sedang menunggu hasil pertemuan oleh Federal Open Market Committee. ” Para pelaku pasar sedang mengantisipasi hasil, sehingga posisi Dolar AS semakin menguat di pasar global, hal ini berdampak negatif pada sejumlah mata uang lain di seluruh dunia termasuk Rupiah,” kata Lukman seperti dikutip kantor Antara, Rabu. Lukman juga menambahkan, bahwa bagaimanapun, mata uang domestik masih memiliki peluang bagus untuk rebound dalam waktu dekat, karena investor masih berspekulasi bahwa Federal Reserve tidak akan meningkatkan acuan dalam waktu dekat. “Amerika Serikat juga sedang mengalami penurunan omset dalam sektor jasa,” tambahnya.

Lukman juga merasa optimist bahwa Rupiah akan menguat dalam waktu dekat karena investor memiliki keyakinan pada rencana Pemerintah pusat untuk memacu melalui pembangunan infrastruktur. Di sisi lain, hasil rata-rata di Amerika Serikat, Jepang dan Eropa sedang ke dasar, sementara indeks Dolar menurut data , sedang menyentuh level tertinggi sejak awal tahun 2004.

Loading...