Brodjonegoro : Rupiah Melemah, Tapi Masih Mendukung Ekspor

Bambang brodjonegoroRupiah diperdagangkan di posisi Rp 12.493 per Dolarnya pada sesi pembukaan perdagangan antar Bank lokal hari ini (28/1). Posisi baru Rupiah ini turun sebanyak 23 basis poin dari posisinya di Rp 12.470 per Dolarnya pada sesi penutupan perdagangan sebelumnya. “Rupiah cenderung pagi ini karena pelaku mengambil langkah guna mengantisipasi hasil pertemuan ,” ujar analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong. Ia juga mengatakan sejumlah kemungkinan bahwa keputusan Federal Reserve untuk mengumumkan rencana kenaikan acuan telah melemah sejumlah dunia, termasuk Rupiah.

Pada pertemuan sebelumnya, Menteri Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa nilai Rupiah saat ini sudah cukup untuk mendukung sektor dan mempersempit defisit current account di Indonesia. Hal ini menandakan sudah bisa move-on paska kemerosotan Rupiah sebesar 3% sejak Oktober. ” (nilai kurs) 12.500 sudah baik untuk mempertahankan daya saing kita,” kata Brodjonegoro saat diwawancara oleh The Bloomberg Television.

Masih kata Brodjonegoro, Presiden Joko Widodo sudah mengambil langkah untuk mengurangi risiko arus keluar modal ini dengan reformasi subsidi dan mempersempit , kata Brodjonegoro. Anggaran revisi terbaru ini memiliki asumsi defisit 1,9% dari Produk Domestik Bruto untuk 2015, lebih rendah dari lalau yaitu 2,4%.

 

Loading...