Senin Sore, Rupiah Tergelincir ke Area Merah

rupiah melemahRupiah melemah pada perdagangan Senin (14/10) sore - akurat.co

JAKARTA – Rupiah ternyata gagal bertahan di teritori hijau pada Senin (14/10) sore, ketika dan mengumumkan beberapa kemajuan untuk menuju kesepakatan antara kedua negara. Menurut paparan Index pada pukul 15.51 WIB, Garuda melemah tipis 2 poin atau 0,01% ke level Rp14.140 per .

Sementara itu, dari global, indeks dolar AS relatif bergerak stabil di area hijau pada hari Senin, ketika Washington dan Beijing mengumumkan kemajuan menuju kesepakatan perdagangan. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,167 poin atau 0,17% ke level 98,468 pada pukul 15.40 WIB, setelah harus ditutup melemah pada akhir pekan.

Diberitakan Reuters, pada hari Jumat (11/10), dolar AS mampu menguat terhadap aset safe haven yen Jepang, hingga posisi 108,63 yen, atau level tertinggi sejak 1 Agustus, sebelum Presiden AS, , mengatakan bahwa negaranya dan China telah mencapai kesepakatan perdagangan ‘Fase ‘. Namun, kenaikan terkelupas ketika Trump mengumumkan perjanjian, yang mencakup pertanian, mata uang, dan beberapa aspek perlindungan kekayaan intelektual.

Dalam perdagangan awal hari Senin, greenback beringsut turun ke level 108,36 yen terhadap mata uang Negeri Sakura, sementara euro berada di 1,1025 versus dolar AS, dari tertinggi tiga minggu Jumat di posisi 1,10625. Pasar Tokyo sendiri ditutup untuk hari libur umum pada hari Senin, sehingga volume perdagangan cenderung lebih minim dari biasanya.

“Kesepakatan perdagangan terlihat lebih simbolis daripada substansial, dan mungkin lebih baik digambarkan sebagai gencatan senjata perdagangan sementara,” ujar kepala strategi FX di National Australia Bank, Ray Attrill. “Perjanjian Fase 1 ini, jika ditandatangani, tidak banyak membantu mencerahkan prospek perdagangan dan global.”

Kesepakatan itu sendiri merupakan langkah terbesar antara AS dan China dalam sengketa perdagangan 15 bulan. Pengumuman hari Jumat memberikan banyak detail dan Trump mengatakan itu bisa memakan waktu hingga lima minggu untuk membuat perjanjian tertulis. Dia mengakui perjanjian itu bisa berantakan selama periode itu, meskipun dia menyatakan keyakinannya bahwa itu tidak akan terjadi.

Loading...