Dikepung Sentimen Negatif, Rupiah Lanjut Melemah di Selasa Pagi

Rupiah - okezone.comRupiah - okezone.com

JAKARTA – Rupiah masih belum bisa terbebas dari zona merah ketika memulai Selasa (8/10) pagi karena masih ramainya sentimen negatif. Menurut paparan Index, Garuda membuka dengan melemah 12 poin atau 0,09% ke level Rp14.175 per dolar AS. Sebelumnya, spot sudah berakhir terdepresiasi 25 poin atau 0,18% di posisi Rp14.163 per dolar AS pada Senin (7/10) kemarin.

Sementara, dari global, indeks dolar AS terpantau mampu melanjutkan tren positif pada hari Selasa. Mata uang Paman Sam bergerak menguat tipis 0,058 poin atau 0,06% ke level 99,025 pada pukul 07.54 WIB. Sebelumnya, sudah ditutup menguat 0,159 poin atau 0,16% di posisi 98,967 pada Senin waktu setempat.

“Pelemahan rupiah disebabkan tekanan dari eksternal, termasuk kekhawatiran negosiasi dagang, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, dan ketidakpastian Brexit,” ujar Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, dilansir . “Data NFP AS tidak banyak mengubah ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga yang mungkin pada pertemuan 29-30 Oktober mendatang.”

Analis Trade Point Futures, Deddy Yusuf Siregar, menambahkan bahwa beban rupiah semakin berat lantaran cadangan devisa periode September turun 2,1 miliar dolar AS menjadi 124,3 miliar dolar AS. Melihat sentimen tersebut, Deddy pun yakin bahwa nilai tukar rupiah masih akan melanjutkan pelemahan pada perdagangan hari.

Di sisi lain, Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual, mengatakan bahwa kondisi makin buruk setelah AS memutuskan mengerek impor atas barang asal Uni Eropa senilai 7,5 miliar dolar AS. Pelaku pasar pun masih menunggu arah dari hubungan AS dan Eropa tersebut. “Karena itu rupiah berpotensi melemah tipis dengan rentang pergerakan Rp 14.140 hingga Rp 14.200 per dolar AS,” kata David.

Menurut analis CNBC Indonesia, kurs rupiah terhadap dolar AS pada hari ini tampaknya juga akan mengalami pelemahan. Tanda-tanda depresiasi rupiah sudah terlihat di pasar Non-Deliverable Market (NDF). Pasar NDF seringkali memengaruhi psikologis pembentukan harga di pasar spot. Karena itu, kurs di NDF tidak jarang diikuti oleh pasar spot.

Loading...