Rupiah kembali Menguat di Sesi Pembukaan Perdagangan Pagi

rupiah-naikPosisi Rupiah naik sebesar 40 basis poin di tingkat perdagangan antar Bank lokal di Jakarta pagi ini (22/1). Rupiah kini berada pada posisi Rp 12.436 per dolar . “Rupiah terus terapresiasi di pasar perdagangan selama sesi perdagangan pertama, sejak pelaku pasar optimis mengharap ECB () menerapkan kebijakan pelonggaran kuantitatif,” kata Pakar Ekonomi Samuel Sekuritas, Rangga Cipta. Rangga meramalkan bahwa Rupiah akan terus melakukan perbaikan hingga sesi penutupan hari ini, kecuali jika langkah yang diambil ECB kemudian tidak membuat pelaku pasar menjadi puas.

Analis Bank Himpunan Saudara, Rully Nova, juga menambahkan bahwa Bank of Japan (BoJ) rencananya akan menambah stimulus untuk mencapai target inflasi sebesar 2%, yang disinyalir akan membantu memperkuat posisi Rupiah di pasar. Rully memperingatkan, bahwa bagaimanapun, domestik (Rupiah) tidak akan berlangsung lama karena dan giro diperkirakan tetap memiliki hasil negatif dalam waktu dekat. “Rupiah akan selalu dipengaruhi oleh kinerja dan yang sedang berjalan,” katanya Rully.

Sementara itu, perjalanan flashback Rupiah disimpulkan dengan kondisi melemah jika dibandingkan dengan kondisi sejak pergantian tahun. Rupiah yang kala itu menempati posisi di Rp 12.440,- per Dolar Amerika, kini beranjak melemah ke Rp 12.436 per Dolarnya.

 

 

Loading...