Rupiah Kembali Melemah 42 Poin di Awal Perdagangan

www.globalindonesianvoices.com

Jakarta kembali tak berdaya terhadap AS. Pagi ini, Jumat (27/1) Garuda mengawali dengan pelemahan 0,32 persen atau 42 poin ke level Rp 13.374 per AS. Sementara itu, indeks AS menguat 0,13 persen ke posisi 100,31.

Sebelumnya, rupiah berakhir menguat 29 poin atau 0,22 persen ke RP 13.332 per usai diperdagangkan di rentang angka Rp 13.307 hingga Rp 13.357 per . Menurut ahli mata uang Mizuho, Sireen Harajli, dolar AS saat ini masih terpengaruh oleh ketidakpastian .

“Jelas, pasar mengharapkan untuk melakukan pengetatan pada semester kedua tahun ini. Hal ini akan terus memberikan dukungan terhadap dolar AS. Tapi pertanyaan besar sekarang adalah apakah semua harapan kebijakan ( AS) akan dipenuhi oleh tindakan yang sebenarnya,” ungkap Sireen, Jumat (27/1).

Karena indeks Dow Jones tembus hingga level 20.000 pada Rabu (25/1), nilai mata uang dolar AS pun masih tetap stabil di pasar spot exchange. Meski imbal hasil obligasi terus mengalami peningkatan selama sepekan terakhir yang dipicu oleh isyarat terkait belanja publik baru, sentimen dolar AS selama 2 pekan belakangan ini masih bervariasi. Pasar sendiri masih akan menanti laporan revisi PDB pada Jumat malam sambil menanti kebijakan berikutnya yang diambil oleh Trump.

Dari dalam negeri, fokus para investor akan beralih ke debat cagub DKI Jakarta II nanti malam, Jumat (27/1). “Dinamika politik domestik yang disertai kekhawatiran isu keamanan menjadi salah satu pengurang daya tarik aset rupiah. Rupiah berpeluang terkoreksi hari ini,” ungkap Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta.

Loading...