Rupiah Ditutup Stagnan Jelang Pengumuman Cadangan Devisa

Proyeksi kenaikan Indonesia bulan Februari 2017 belum mampu mengangkat untuk kembali pada sesi dagang Selasa (7/3) ini, meski juga tidak membuatnya turun. Menurut laporan Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, Garuda menutup perdagangan hari ini di posisi Rp13.350 per , level yang persis dengan perdagangan sebelumnya.

Rupiah mengawali hari ini dengan 5 poin atau 0,04% ke posisi Rp13.345 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali menguat 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.346 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.53 WIB, spot masih bertahan di zona hijau usai menguat 3 poin atau 0,02% ke posisi Rp13.347 per dolar AS.

memprediksi cadangan devisa Indonesia pada Februari 2017 akan meningkat dari 116,9 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya. Peningkatan cadangan devisa ini seiring dengan aliran modal asing yang masuk sampai bulan kedua mencapai Rp26 triliun. “Potensi kenaikan cadangan devisa pada Februari terutama berasal dari penerimaan valuta asing (valas) dan minyak dan gas ke negara lain,” jelas Bank Indonesia, Agus Martowardjojo.

“Ini masih ditambah dengan aliran dana yang masuk ke Indonesia mencapai Rp26 triliun hingga akhir Februari,” sambung Agus. “Jika valas tersebut diserahkan ke BI, maka akan membuat cadangan devisa meningkat.”

Sebelumnya, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, memaparkan bahwa fokus hari ini memang tertuju pada laporan cadangan devisa Februari 2017 yang diperkirakan naik, dibarengi dengan komitmen bank sentral untuk menjaga kestabilan rupiah di tengah volatilitas tinggi jelang FOMC meeting. “Sentimen positif masih terasa di SUN, meski yield UST secara konsisten naik,” kata Rangga.

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi mematok kurs tengah di posisi Rp13.350 per dolar AS, terapresiasi 14 poin atau 0,10% dibandingkan sesi dagang kemarin di level Rp13.364 per dolar AS. Di saat yang sama, pergerakan mata uang Asia cenderung bervariasi terhadap the greenback, dengan pelemahan terdalam dialami renminbi China sebesar 0,07% dan kenaikan tertinggi menghampiri won Korea Selatan sebesar 0,74%.

Loading...