Rupiah Ditutup Menguat Jelang Rilis Cadangan Devisa Domestik

akhirnya mampu menutup perdagangan di zona hijau jelang pengumuman cadangan devisa dalam negeri, setelah pengunduran diri penasihat ekonomi Gedung Putih merontokkan AS. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, mata uang Garuda mengakhiri Rabu (7/3) dengan penguatan sebesar 16 poin atau 0,12% ke level Rp13.760 per dolar AS.

Rupiah sebelumnya ditutup terdepresiasi 14 poin atau 0,10% di posisi Rp13.776 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (6/3) kemarin. Mata uang NKRI mampu berbalik menguat 18 poin atau 0,13% ke level Rp13.758 per dolar AS saat membuka pasar pagi tadi. Sepanjang transaksi hari ini, spot mampu bergerak cukup stabil di area aman, mulai awal hingga tutup dagang.

Sore ini, Bank Indonesia dijadwalkan akan mengumumkan cadangan devisa Indonesia di bulan Februari 2018. Sebelumnya, bank sentral tersebut telah mengatakan bahwa cadangan devisa Indonesia bakal tergerus, salah satunya digunakan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah yang terus melorot. Meski demikian, Bank Indonesia yakin cadangan devisa Indonesia akan kembali meningkat.

Dari pasar , indeks dolar AS bergerak lebih rendah pada perdagangan Rabu, setelah penasihat ekonomi Gedung Putih, Gary Cohn, mengundurkan diri dari jabatannya Selasa kemarin. Mata uang Paman Sam tersebut melemah 0,126 poin atau 0,14% ke level 89,492 pada pukul 11.03 WIB, setelah ditutup turun 0,462 poin atau 0,51% di posisi 89,618.

Seperti diberitakan Reuters, Gary Cohn, yang dipandang sebagai benteng pertahanan untuk mengimbangi kekuatan proteksionis di dalam administrasi Trump, kemarin memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri Cohn ini memicu volatilitas tinggi di awal perdagangan hari ini, dengan dolar AS melemah cukup tajam, sedangkan emas bergerak menguat.

“Jika Anda mencari alasan untuk menjual aset, ini adalah jenis pengumuman yang pasti akan menyebabkan tekanan turun jangka pendek,” kata presiden LibertyView Capital Management di New Jersey, Rick Meckler, mengenai pengunduran diri Cohn.”Dia (Cohn) berasal dari Wall Street dan institusional merasa dia sangat kredibel di posisinya.”

Sementara itu, Bank Indonesia siang tadi menetapkan kurs tengah berada di posisi Rp13.763 per dolar AS, melemah 13 poin atau 0,09% dari perdagangan sebelumnya di level Rp13.750 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang Asia bergerak versus greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,78% dialami won Korea Selatan, sedangkan renminbi mengalami pelemahan terdalam sebesar 0,2%.

Loading...