Rupiah Ditutup Manis 44 Poin, Hari Ini Mata Uang ASEAN Kompak Menguat

Pasca situasi yang cukup menyedihkan akibat pelemahan nilai Rupiah sepanjang pekan dan menemui puncaknya pada Rabu, 18 November kemarin, hari ini Rupiah dapat bernapas sedikit lega setelah ditutup menguat pada penutupan pasar petang tadi.

Berdasarkan data Bloomberg pada peragangan di pasar spot hari ini, Kamis (19/11/2015), ditutup menguat 44 poin atau 0,32% ke level Rp13.775/USD.

Apresiasi terhadap Rupiah ini terjadi seiring dengan menguatnya seluruh mata uang di Asia. Kurs rupiah bergerak pada level terkuat Rp13.726/USD dan terlemah Rp13.799/USD.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, nilai kurs transaksi Rupiah pada penutupan pasar petang tadi berada pada angka Rp. 13.718/USD untuk kurs beli dan Rp. 13.856/USD untuk kurs jual.

Pada pembukaan pasar Kamis pagi tadi, Rupiah dibuka menguat 44 poin terhadap Dollar Amerika.

Dalam risetnya hari ini, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta mengemukakan sejumlah berita ekonomi dari dalam dan luar negeri menjadi perhatian pasar pada hari ini, Kamis (19/11/2015).

Berita ekonomi yang menjadi perhatian pasar adalah berita-berita global, diantaranya Notulensi FOMC meeting yang menunjukkan mayoritas dewan gubernur the Fed yang mengindikasikan kemungkinan kenaikan FFR di 2015. (Reuters)

Disamping itu, berdasarkan data dari Bloomberg, Building Permits AS naik ke 1.150.000 dari 1.103.000. Sementara Building Permits AS mengalami kenaikan, Housing Starts AS turun ke 1.060.000 dari 1.206.000. Sepanjang hari ini Jepang menjadi surplus 111,5 miliar yen dari defisit -114,5 milyar yen.

Dari Harian Bisnis, pada laju pasar hari ini, pukul 09:33 WIB adalah titik terang bagi mata uang ASEAN secara global. Mata uang ASEAN kompak menghijau disebabkan data rumah AS yang memburuk menghapus sentimen kemungkinan Fed Rate akan naik pada Desember 2015. Kondisi tersebut menyebabkan mata uang di Asia Tenggara kompak menguat.

Pada pukul 09:33 WIB, kondisi penguatan mata uang ASEAN dipimpin oleh Dollar (+0,20%), peso Filipina (+0,28%), (+0,85%), baht Thailand (+0,16%), dan rupiah menguat 40 poin atau 0,29% ke Rp13.779/USD. rupiah-naik

Pukul 12:02 WIB rupiah sempat mencapai lonjakan yang cukup signifikan dengan mengalami penguatan 0,5% atau 69 poin ke Rp13.750 per pada jeda siang bursa. Hingga penutupan pasar pukul petang tadi, grafik rupiah terus bergerak hingga mencapai titik 44 poin pada pukul 16:00 WIB.

Pun demikian, Ekonom Rangga Cipta kepada Harian Bisnis mengatakan bahwa dengan kemungkinan kenaikan Fed Rate, potensi pelemahan rupiah hingga menjelang FOMC meeting di akhir tahun masih terbuka lebar, walaupun ada peluang rupiah lebih kuat menahan gejolak eksternal melihat pertumbuhan ekonomi dan yang sudah membaik.

Loading...