Rupiah Diprediksi Masih Akan Melemah Minggu ini

Rupiah Anjlok MelemahBabak pelemahan tampaknya belum akan berhenti hingga minggu depan. Dalam sepekan terakhir, diketahui telah 0,01% terhadap AS di spot. Sedangkan menurut versi kurs tengah (BI), melemah 0,05% hingga tembus ke levek Rp 13.536 per Dolar AS.

Pihak Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia menyatakan bahwa pelemahan Rupiah kali ini bukan semata-mata karena buruknya kondisi , namun justru disebabkan oleh posisi Dolar AS yang kian menanjak. lainnya yang biasa menampakkan performa baik seperti halnya Euro dan Dolar New Zealand kali ini juga ikut melemah. Meski begitu, Indonesia harus bekerja ekstra demi meningkatkan perekonomian Indonesia. Karena mau tidak mau, Perekonomian Indonesia akan tetap terkena imbas dari lemahnya terhadap Dolar AS.

Research and Analyst Divisi Tresuri Bank , Trian Fatria, juga memberi keterangan seputar pelemahan Rupiah. Trian menyatakan bahwa para pelaku pasar saat ini sedang wait and see terhadap data ketenagakerjaan AS yang diprediksi akan menunjukkan hasil cemerlang, hal inilah yang kemudian menjadi faktor pemicu lesunya Rupiah pada perdagangan. Belum lagi kian dekatnya waktu bagi Bank Sentral AS (Federal Reserve) untuk menaikkan suku bunga juga semakin menekan Rupiah. Trian memprediksi pergerakan Rupiah pada perdagangan minggu ini akan naik turun di kisaran 13.500-an hingga 13.600-an per Dolar AS.

Loading...