Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Rp 13.004 per Dolar AS

Jakarta mengawali , Kamis (20/10) dengan penguatan tipis 0,03 persen atau 4 poin ke level Rp 13.004 per dolar . Sebelumnya, rupiah berakhir Rp 13.008 per dolar AS usai diperdagangkan di rentang angka Rp 12.988 hingga Rp 13.041 per dolar AS.

Bahana Securities memprediksi jika akan bergerak pada rentang Rp 12.900 – Rp 13.100 terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini. “Rupiah hari ini (20/10) diperkirakan akan bergerak di kisaran 12.900-13.100, dengan kecenderungan melemah,” ujar Analis Teknikal Bahan Securities, Muhammad Wafi.

Para pelaku kini tengah fokus pada pertemuan (ECB) yang akan diselenggarakan pada hari ini, Kamis (20/10). Investor sedang menanti arah kebijakan ECB yang akan dilaporkan , Mario Draghi sehubungan dengan pembelian .

Pasar memprediksi ECB akan menunda pembelian obligasi hingga bulan Desember mendatang. “Menjelang ECB ada sedikit pelemahan atas euro. Ada beberapa kemungkinan akan kebijakan Draghi,” ungkap Richard Franulovich, ahli strategi mata uang senior Westpac Banking Corp, Kamis (20/10).

Euro mengalami pelemahan 0,11 persen terhadap dolar AS ke posisi 1,097. Pergerakan dolar AS sendiri masih banyak dipengaruhi oleh besarnya ekspektasi pasar terhadap kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga acuannya pada bulan Desember.

Loading...