Rupiah Dibuka Melemah 18 Poin Jelang Rilis Neraca Perdagangan

Rupiah - www.detikepri.comRupiah - www.detikepri.com

kembali melempem pada awal pekan (25/6) ini jelang rilis neraca domestik. Menurut data Index, Garuda membuka transaksi dengan melemah 18 poin atau 0,13% menuju level Rp14.104 per AS. Sebelumnya, spot sempat ditutup menguat 16 poin atau 0,11% di posisi Rp14.086 per AS pada akhir pekan (22/6) kemarin.

“Pada akhir pekan kemarin, penguatan rupiah disebabkan kejutan dari sudah berkurang,” tutur analis Monex Investindo Futures, Putu Agus, seperti dikutip dari Kontan. “Saat ini, fokus pelaku pasar tertuju pada sentimen domestik, seperti stabilitas politik menjelang Pilkada serentak serta Rapat Dewan Gubernur Bank .”

Sejumlah analis sendiri mengharapkan agar Bank Indonesia kembali menaikkan acuan BI 7-Days Reverse Repo pada rapat yang berlangsung tanggal 28 Juni mendatang. Jika dinaikkan sekali lagi menjadi 75 basis poin, itu dinilai sudah lebih dari cukup untuk tahun ini. “Rupiah jauh melemah karena antisipasi kenaikan bank sentral yang terlambat,” timpal Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Peter Abdullah, dilansir Tempo.

untuk hari, pasar domestik menantikan rilis dalam negeri yang direncanakan akan diumumkan pada pukul 10.30 WIB. Defisit Indonesia diprediksi akan berkurang sehingga bisa membawa sentimen positif untuk rupiah. Sebelumnya, pada bulan April 2018 kemarin, Indonesia mengalami defisit 1,63 miliar dolar AS, didorong kenaikan impor barang konsumsi dan migas.

“Sementara, sentimen eksternal seperti perang dagang antara AS dengan China bila mereda, bisa berdampak baik juga untuk mata uang Garuda,” sambung Putu. “ tidak lagi cemas akan kondisi geopolitik yang bisa memengaruhi perlambatan ekonomi sehingga investasi bisa kembali masuk ke emerging market.”

Untuk perdagangan Senin ini, Putu memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.100 hingga Rp14.115 per dolar AS. Sementara, sepanjang satu minggu ke depan, ia memprediksi mata uang domestik akan berada di rentang Rp13.960 hingga Rp14.135 per dolar AS.

Loading...