Rabu Sore, Rupiah Positif Jelang Simposium Jackson Hole

Rupiah - sumutinvest.comRupiah - sumutinvest.com

JAKARTA – mampu bertahan di teritori hijau pada Rabu (21/8) sore, seiring dengan mayoritas pergerakan mata uang , di tengah simposium bank sentral di Jackson Hole. Menurut paparan Index pada pukul 15.59 WIB, spot menguat 24 poin atau 0,17% ke level Rp14.244 per AS.

Sementara itu, siang tadi Bank Indonesia menetapkan berada di posisi Rp14.259 per dolar AS, menguat tipis 3 poin atau 0,02% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.262 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang Asia juga mampu mengungguli greenback, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0,54% dialami won Korea Selatan.

Dari pasar global, indeks dolar AS terus bertahan di zona hijau pada hari Rabu, menjelang pertemuan para gubernur bank sentral global di Jackson Hole, dengan diperkirakan akan memberikan petunjuk tentang penurunan suku bunga lebih lanjut. Mata uang Paman Sam terpantau naik tipis 0,042 poin atau 0,04% ken level 98,232 pada pukul 12.49 WIB.

Seperti diberitakan Reuters, para pejabat dari bank sentral utama akan berkumpul di Jackson Hole, Wyoming, hari Jumat (23/8) besok, namun fokus pasar lebih tertuju pada pidato oleh Gubernur , Jerome Powell. Komentar Powell sangat menarik setelah inversi minggu lalu dari kurva imbal hasil Treasury AS mendorong ekspektasi bahwa akan menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan September.

Manajer umum di Gaitame.Com Research Institute, Takuya Kanda, percaya bahwa keinginan kuat Presiden AS, Donald Trump, untuk penurunan suku bunga dapat meningkatkan harapan di antara sejumlah terhadap sinyal pelonggaran yang kuat di Jackson Hole. Tetapi, dia juga memperingatkan bahwa Powell mungkin memilih untuk memberikan petunjuk sedikit saja ketika The Fed bersiap untuk tinjauan kebijakan September mendatang.

Di belahan dunia yang lain, euro sementara ini bergerak stabil di level 1,1094 terhadap dolar AS, setelah merosot 0,2% semalam. Mata uang tunggal melemah tipis ketika Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte, mengumumkan pengunduran dirinya pada Selasa (20/8) waktu setempat. “Pengunduran diri Conte tidak akan berdampak kuat pada euro dalam jangka panjang,” ujar Kanda.

Loading...