Rupiah Bergerak Menjauh dari level 13.000

ARISTON TJENDRAArus pelemahan Dolar Amerika di pasar global masih membawa angin segar bagi pergerakan Rupiah, terbukti dengan semakin menguatnya Rupiah hingga menjauhi titik Rp 13.000 perDolarnya. Rupiah bergerak sejauh 96 basis poin di posisi Rp 12.924 perDolarnya pada sesi penutupan hari ini (6/4), meninggalkan posisi sebelumnya di level Rp13.020 per dolar Amerika. “Dolar Amerika bergerak cenderung melemah terhadap berbagai utama dunia termasuk Rupiah, (hal ini) terimbas dari data upah tenaga kerja non-pertanian (NFP) yang melemah sehingga menimbulkan ekspektasi bahwa masih ada penundaan terkait kenaikan ,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra.

Ariston juga mengemukakan bahwa laporan NFP Amerika Serikat pada Jumat pekan lalu hanya tumbuh sekitar 126.000 pada bulan Maret, hal ini berada jauh di bawah ekspektasi pasar yang memprediksi sebesar 245.000. Hal inilah yang kemudian menuntun pada ekspektasi bahwa () tidak akan menikkan suku bunga acuan dalam waktu dekat. “Diperkirakan sentimen dari NFP Amerika Serikat akan mempengaruhi laju Dolar dengan kecenderungan melemah untuk beberapa hari ke depan,” jelasnya.

Meski demikian, pelemahan Dolar ini diperkirakan hanya akan berlangsung dalam jangka pendek saja, karena indikator ekonomi mingguan lainnya seperti data sektor perumahan, kepercayaan konsumen, dan klaim pengangguran di Amerika Serikat tampaknya mulai . Hal ini memungkinkan terbukanya peluang laporan NFP untuk bulan April akan memberikan kejutan positif bagi Dolar Amerika.

 

Loading...