Rupiah Berakhir Turun Tipis Jelang Pengumuman Suku Bunga BI

harus mengakhiri Kamis (20/4) ini di zona merah di tengah penguatan laju indeks AS dan penantian akan pengumuman suku bunga . Menurut catatan Index pukul 15.58 WIB, Garuda menutup transaksi dengan pelemahan tipis 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.323 per dolar AS.

Tren negatif rupiah sudah berlangsung sejak awal dagang dengan 13 poin atau 0,10% ke posisi Rp13.332 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali 7 poin atau 0,05% ke level Rp13.326 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.40 WIB, spot masih tertahan di zona merah setelah melemah tipis 4 poin atau 0,03% ke posisi Rp13.323 per dolar AS.

Indeks dolar AS memang mampu rebound setelah sebelumnya mengalami pelemahan akibat kinerja pound sterling yang membaik. Setelah ditutup naik 0,239 poin atau 0,24% ke level 99,738 pada sesi dagang Rabu (19/4) kemarin, mata uang Paman Sam kembali menguat tipis 0,053 poin atau 0,05% ke posisi 99,791 pada pukul 07.37 WIB pagi tadi.

Meski kembali bangkit, namun penguatan dolar AS relatif kecil karena investor masih menahan transaksi sambil menanti putaran pertama pemungutan suara pada Pemilu Prancis. Keputusan investor ini diambil mengingat banyak kejadian yang mungkin muncul di luar dugaan. “Sebelumnya, orang berpikir Inggris tidak akan keluar dari Uni Eropa atau Trump tak akan menang, tetapi kenyataannya tidak demikian karena akan ada kejutan-kejutan baru,” ujar Analis Senior Sumitomo Mitsui Trust, Ayako Sera.

Sementara itu, dari dalam negeri, Bank Indonesia siang tadi menetapkan tengah berada di level Rp13.328 per dolar AS, terdepresiasi 29 poin atau 0,22% dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.299 per dolar AS. Saat ini, pasar domestik juga menanti pengumuman BI RR rate yang bakal dirilis sore ini yang diperkirakan tetap.

Loading...