Rupiah Berakhir Negatif Jelang Putusan Federal Reserve

harus menutup perdagangan Rabu (26/7) ini di zona merah setelah dolar AS kembali naik di tengah penantian pasar atas putusan rapat Federal Reserve. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, Garuda mengakhiri dengan pelemahan sebesar 11 poin atau 0,08% ke level Rp13.338 per dolar AS.

Pergerakan negatif rupiah sudah berlangsung sejak awal dagang dengan dibuka melorot 8 poin atau 0,06% di posisi Rp13.335 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali 13 poin atau 0,10% ke level Rp13.340 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.38 WIB, spot belum beranjak dari zona merah setelah melemah 10 poin atau 0,08% ke posisi Rp13.337 per dolar AS.

Dari pasar global, indeks dolar AS kembali mengalami penguatan setelah investor memperoleh harapan bahwa Presiden Donald Trump dapat mendorong agenda fiskal-nya, namun tetap memperhatikan prospek ekonomi AS jangka pendek. Setelah dibuka di posisi 94,094, mata uang Paman Sam kembali naik 0,072 poin atau 0,08% ke level 94,126 pada pukul 08.46 WIB.

Dolar AS kembali pulih saat Senat AS mengeluarkan sebuah mosi untuk melanjutkan pencabutan Undang-Undang Layanan yang sedang diupayakan oleh Trump dan Partai Republik. Para analis mengatakan ketidakpastian ini juga berimbas pada melemahnya harapan pertumbuhan dan inflasi di negeri Paman Sam ini.

Selain itu, menurut analis mata uang Scotia Capital, Shaun Osborne, pasar juga mulai mendapat dorongan menjelang pengumuman dari Federal Reserve. Sementara, analis mata uang di Wells Fargo, Eric Nelson, menambahkan bahwa The Fed kemungkinan tetap mempertahankan suku bunga acuan, namun investor akan mencari prospek pemangkasan kepemilikan obligasi senilai 4,5 triliun dolar AS.

Sementara itu, siang tadi mematok kurs tengah berada di level Rp13.334 per dolar AS, turun 14 poin atau 0,10% dari perdagangan sebelumnya di posisi Rp13.320 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang di Asia tidak berdaya versus , dengan pelemahan terdalam dialami won Korea Selatan sebesar 0,45% dan dolar Taiwan sebesar 0,14%.

Loading...