Rupiah Berakhir Menguat Jelang Rilis Cadangan Devisa Domestik

Rupiah ternyata mampu membalikkan posisi ke zona hijau pada penutupan Jumat (8/12) ini menjelang pengumuman domestik, meski indeks AS juga terpantau menguat. Menurut Index pukul 15.59 WIB, mata uang NKRI menyelesaikan akhir pekan ini dengan penguatan tipis 4 poin atau 0,03% ke level Rp13.550 per dolar AS.

Sebelumnya, rupiah berakhir terdepresiasi 8 poin atau 0,06% di posisi Rp13.554 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (7/12) kemarin. Tren negatif mata uang Garuda berlanjut pagi tadi setelah membuka dengan pelemahan tipis 3 poin atau 0,02% ke level Rp13.557 per dolar AS. Sepanjang transaksi hari ini, spot bergulir di kisaran Rp13.546 hingga Rp13.561 per dolar AS.

Dari pasar , indeks dolar AS terpantau naik tipis pada hari Jumat seiring meningkatnya optimisme investor seputar RUU perpajakan negara tersebut, sekaligus menuju jalur penguatan mingguan terhadap sekeranjang utama dunia. Mata uang Paman Sam menguat 0,043 poin atau 0,05% ke level 93,838 pada pukul 10.39 WIB setelah sebelumnya berakhir di posisi 93,795.

Kamis waktu setempat, Kongres AS mengeluarkan undang-undang untuk sementara mendanai pemerintah sampai 22 Desember, mengalahkan tenggat waktu yang ditetapkan pada Jumat tengah malam. Sebelumnya, anggota Senat dari Partai Republik telah sepakat berbicara dengan DPR AS mengenai RUU pajak di tengah tanda-tanda awal bahwa anggota parlemen dapat menjembatani perbedaan dan menyetujui sebuah RUU terakhir menjelang batas waktu 22 Desember.

“Aksi pasar pekan ini sebagian besar telah mengambil sentimen dari Washington,” tutur kepala investasi di grup klien swasta US Bank di Helena, Bill Northey, seperti dilansir Reuters. “Tetapi, dari perspektif , saat kita mulai melihat riil, kita akan mendapatkan sentimen positif dari data pekerjaan yang tidak lagi terkena dampak faktor badai.”

Pasar saat ini memang sedang menantikan laporan data pekerjaan AS yang dijadwalkan diumumkan hari ini waktu setempat, yang diprediksi akan menunjukkan laju kepegawaian yang tetap kuat di Paman Sam. Sebelumnya, menurut data yang dirilis kemarin, jumlah pengajuan tunjangan pengangguran oleh warga AS pada pekan lalu secara tidak terduga turun menjadi 236.000.

Sementara, dari dalam negeri, investor sekarang sedang menunggu laporan cadangan devisa Indonesia pada bulan November 2017. Dijadwalkan dirilis pada sore hari ini, cadangan devisa domestik diprediksi akan mengalami penurunan dibandingkan bulan Oktober 2017. Penurunan cadangan devisa salah satunya disebabkan pemerintah yang tidak menerbitkan obligasi sehingga tidak ada dana yang masuk.

Loading...