Rupiah Berakhir Melemah Tertekan Rencana Kenaikan Suku Bunga AS

Komentar petinggi tentang rencana kenaikan pada bulan Maret mendatang mendorong penguatan dolar AS di pasar Asia yang mengakibatkan betah di zona merah. Menurut Bloomberg Index pukul 15.59 WIB, Garuda harus menutup perdagangan Selasa (21/2) ini dengan melemah 18 poin atau 0,13% ke level Rp13.372 per dolar AS.

Tren negatif rupiah sudah berlangsung sejak awal dagang dengan dibuka turun 11 poin atau 0,08% ke posisi Rp13.365 per dolar AS. Istirahat siang, mata uang Garuda kembali merosot 16 poin atau 0,12% ke level Rp13.370 per dolar AS. Jelang penutupan atau pukul 15.28 WIB, spot masih tertahan di zona merah usai 19 poin atau 0,14% ke Rp13.373 per dolar AS.

Pergerakan dolar AS menguat pada perdagangan hari ini setelah seorang pejabat The Fed mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan Maret mendatang. Setelah dibuka dengan kenaikan sebesar 0,140 poin atau 0,14% ke level 101,980, the kembali melambung 0,270 poin atau 0,27% ke posisi 101,220 pada pukul 10.44 WIB.

Seperti diwartakan Bloomberg, dolar AS menguat usai Market News International mengutip pernyataan Presiden Fed Bank of Philadelphia, Patrick Harker, mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga acuan pada pertemuan Bank Sentral AS di bulan Maret. “Dari data-data memperlihatkan bahwa kurva yang terbentuk memungkinkan untuk kenaikan suku bunga sesuai perhitungan awal,” kata Harker.

Pada pekan ini, pasar akan mencermati sejumlah data , di antaranya existing home sales, minutes, FHFA housing price index, Michigan Sentiment, dan new home sales. Selain itu, investor juga menantikan program pemangkasan pajak yang sebelumnya telah dijanjikan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Sementara itu, siang tadi menetapkan kurs tengah berada di level Rp13.370 per dolar AS, terdepresiasi 18 poin atau 0,13% dibandingkan perdagangan kemarin di posisi Rp13.352 per dolar AS. Di saat yang sama, mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS, dengan pelemahan terdalam dialami yen Jepang sebesar 0,49% dan dolar Singapura yang turun 0,18%.

Loading...