RMB mulai Masuk Keranjang SDR IMF Tahun Depan

Keputusan International Monetary Fund (IMF) untuk memasukkan Tiongkok, Yuan (CNY) atau Renminbi (RMB), dalam kategori Special Drawing Rights (SDR) mulai tahun depan disambut baik oleh Bank Sentral Tiongkok. RMB mulai diakui sebagai bagian dari SDR per tanggal 1 Oktober 2016 mendatang.

Dikutip dari Antara, yang bersumber dari Xinhua (1/12), pihak People’s Bank of (PBoC) menyatakan bahwa keputusan tersebut mengindikasikan pengakuan IMF terhadap reformasi ekonomi dan pembangunan .

PboC juga menyampaikan bahwa keputusan itu disinyalir akan membuka pencapaian baru RMB untuk membantu meningkatkan representasi SDR dan memperbaiki sistem mata uang internasional pada saat ini.

“Bergabungnya RMB dalam keranjang SDR juga berarti masyarakat internasional memiliki harapan besar pada Tiongkok untuk memainkan peran aktif dalam arena ekonomi dan dunia,” ujar perwakilan PboC yang tertulis dalam pernyataan tersebut.

China saat ini bersiap menumbuhkan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi, stabilitas keuangan, dan tata kelola ekonomi dengan lebih membuka diri serta mengakselerasi peningkatan reformasi keuangan.

Sebelumnya, IMF mengumumkan bahwa RMB telah memenuhi syarat untuk bergabung dengan keranjang SDR sebagai mata uang cadangan internasional. Pengumuman ini membawa RMB dalam kelompok mata uang eksklusif yang selama ini hanya diisi oleh AS, , , dan Yen Jepang.

Direktur pelaksana IMF, Christine Lagarde, mengatakan bahwa keputusan Dewan Eksekutif untuk memasukkan RMB dalam keranjang SDR merupakan langkah penting dalam integrasi ekonomi Tiongkok ke dalam sistem dan keuangan global.

“Ini juga merupakan pengakuan atas kemajuan yang Tiongkok telah buat dalam beberapa tahun terakhir dalam mereformasi sistem moneter dan keuangan Tiongkok,” tutur Christine.

Loading...