Ringgit Malaysia Mengalami Penguatan Terbesar dalam Sebulan Terakhir

ringgit-malaysia Malaysia mengalami kenaikan paling tinggi dalam kurun waktu sebulan terakhir. Hal ini diduga dikarenakan turunnya permintaan atas Dolar Amerika menyusul data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan hasil yang meleset dari perkiraan sebelumnya.

Indeks Dolar menemukan adanya efek terhadap setidaknya 10 utama dunia. Penurunan akan permintaan Dolar Amerika tercatat sejak 7 setelah data menunjukkan bahwa lapangan kerja baru yang tersedia di Amerika serikat pada bulan Okteber ini sejumlah 214.000 pekerjaan, sedangkan perkiraan rata-rata yang dibutuhkan adalah sejumlah 235.000. “Angka-angka pembayaran dari Amerika Serikat ternyata jauh lebih rendah dari yang diharapkan,” kata Wong Chee Seng, ahli strategi AmBank Group di Kuala Lumpur. “Hal ini membebani Dolar(AS) dan membantu mata uang untuk menguat, termasuk ringgit.”

Ringgit tercatat memimpin kenaikan di antara mata uang Asia Tenggara lainnya pada hari ini (10/11) setelah mengalami penurunan tertajam sejak September 2013 pada minggu lalu. Ringgit Malaysia menguat sebesar 0,5% menjadi 3,3305/USD di Kuala Lumpur, penguatan ini merupakan yang terbesar sejak 9 Oktober 2014 menurut data Bloomberg. Sebelumnya pada minggu lalu Ringgit turun sebanyak 1,7%.

Pemerintah Malaysia menunjukkan output di Malaysia meningkat sebanyak 5,5% pada September 2014 dibandingkan tahun sebelumnya (2013), dan sedikit menurun dibandingkan bulan Agustus 2014 lalu, yaitu sebesar 6,5%. Pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga 2014 diharapkan akan bergeser pada kisaran 5,6% hingga 6,4% .

Loading...