Kamis Sore, Rupiah Drop Tertekan Revisi UU Bank Indonesia

Rupiah - validnews.coRupiah - validnews.co

praktis tidak memiliki energi yang cukup untuk mengatrol posisi ke area hijau pada perdagangan Kamis (3/8) sore setelah domestik dihebohkan dengan rencana revisi Undang-Undang . Menurut paparan Index pada pukul 14.59 WIB, Garuda melemah 32,5 poin atau 0,22% ke level Rp14.777,5 per .

Sementara itu, data yang dirilis Bank Indonesia pukul 10.00 WIB tadi menetapkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.818 per dolar AS, terdepresiasi 14 poin atau 0,1% dari perdagangan sebelumnya di level Rp14.804 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang Asia juga mayoritas tidak berdaya melawan , termasuk rupee India, won Korea Selatan, dan yen Jepang.

“Rupiah melemah seiring sentimen negatif dari revisi Undang-Undang Bank Indonesia. Revisi tersebut menyinggung keberadaan dewan moneter yang dinilai akan mengganggu independensi ,” ujar Managing Director and Head of Equity Capital Market PT Samuel International, Harry Su, dilansir Bisnis. “Hal tersebut akan berdampak buruk pada kredibilitas rupiah.”

Wacana pembentukan Dewan Moneter dalam rancangan undang-undang (RUU) terkait perubahan kedua Undang-Undang No. 3/2004 tentang Bank Indonesia menjadi fokus sorotan banyak pihak. Dalam RUU tersebut, pemerintah mengajukan usulan untuk menghilangkan pasal 9 yang isinya menegaskan soal independensi bank sentral, yakni pihak lain dilarang melakukan segala bentuk campur tangan terhadap pelaksanaan tugas Bank Indonesia.

Hampir senada, Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, juga mengatakan bahwa pelemahan rupiah saat ini dipengaruhi reaksi atau respon pelaku pasar terhadap rencana revisi UU Bank Indonesia. Selain it rencana pembelian Surat Berharga Nasional (SBN) oleh Bank Indonesia yang akan dilanjutkan hingga depan juga menjadi katalis negatif bagi mata uang domestik.

Dari pasar global, penguatan dolar AS berlanjut pada hari Kamis, karena memangkas taruhan terhadap greenback dan menjual euro di tengah kekhawatiran bahwa Bank Sentral Eropa mengkhawatirkan kebangkitan mata uang tunggal. Mata uang Paman Sam terpantau menguat 0,158 poin atau 0,17% ke level 93,005 pada pukul 13.44 WIB.

Loading...