Revisi Peraturan Taksi Online Digodok, Tarif Uber per Kilometer Sudah Naik

tarif uber

saat ini masih menggodok draf peraturan tentang untuk melengkapi sebagian pasal dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 tahun 2017, termasuk penetapan batas atas dan batas bawah. Namun, sebelum draf tersebut rampung dan diterbitkan, telah menaikkan untuk salah satu layanan mereka, yaitu UberX, yang kini Rp2.900 per kilometer (untuk 20 km pertama) di area Jakarta.

“Seiring dengan perkembangan Uber di Indonesia, kami ingin memastikan Anda bisa terus menikmati akses yang aman, nyaman, dan andal serta secara bersamaan meningkatkan potensi pendapatan bagi para mitra pengemudi yang menghadirkan layanan untuk Anda,” tulis Uber Indonesia dalam blog resmi mereka. “Karenanya, serta dengan mempertimbangkan masukan dari para mitra pengemudi, perjalanan UberX diperbarui.”

Meski tidak menjelaskan secara detail mengenai persentase kenaikan biaya perjalanan, namun perusahaan memberikan perhitungan baru (tanpa biaya dasar) untuk layanan UberX. Seperti dilansir dari detikINET, untuk area Jakarta, tarif layanan UberX kini sebesar Rp300 per menit, Rp2.900 per km (untuk 20 km pertama), dan Rp3.900 per km (setelah 20 km).

Sementara, di Bandung, tarif UberX saat ini sebesar Rp320 per menit dan Rp2.750 per km (untuk 10 km) pertama serta Rp4.050 per km (setelah 10 km). Di Surabaya, tarifnya sebesar Rp320 per menit, Rp2.700 per km (untuk 12 km pertama), dan Rp3.700 per km (setelah 12 km). Nah, di Medan, tarif UberX saat ini sebesar Rp250 per menit dan Rp2.800 per km.

“(Perubahan tarif) ini untuk meningkatkan potensi pendapatan pengemudi serta komitmen bagi para penumpang untuk terus bisa mengakses perjalanan bersama Uber,” sambung perwakilan Uber. “Penumpang dapat melihat total biaya perjalanan setelah dikurangi diskon atau promosi, di fitur biaya di muka (atau estimasi harga di kota-kota tertentu) sebelum mereka memesan perjalanan dan di pembayaran pada akhir perjalanan.”

Sebelumnya, pemerintah pada awal Juli lalu sempat menetapkan tarif batas bawah untuk taksi daring di wilayah I sebesar Rp3.500 per km, sedangkan batas atas Rp6.000 per km. Untuk tarif batas bawah wilayah II ditetapkan sebesar Rp3.700 per km dan batas atas Rp6.500 km. Namun, peraturan ini kembali direvisi karena dibatalkan pihak Mahkamah Agung.

Loading...