Rencana Diturunkan, Tarif PPh Badan Usaha Masih 25 Persen

pajak penghasilan - freshconsultant.co.id

Pada semester kedua tahun 2016 lalu, Indonesia melemparkan wacana mengenai penurunan penghasilan (PPh) badan usaha, yang semula 25 persen menjadi 17 persen. Namun, penurunan PPh badan usaha ini rencananya bakal dilakukan secara bertahap menjadi 20 persen terlebih dahulu.

“Mungkin dari PPh 25 persen ke 20 persen dulu, baru ke 17 persen,” kata Presiden Indonesia, Joko Widodo, kala itu. “Namun, tidak menutup kemungkinan tarif PPh badan ini turun langsung menjadi 17 persen.”

Penurunan tarif PPh badan usaha ini sejalan dengan rencana revisi tiga (UU) di bidang perpajakan, yakni UU PPh, UU Pajak Pertambahan (PPN), dan UU Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan (KUP). “Rencana penurunan tarif PPh badan itu akan diajukan ke bersamaan dengan revisi tiga UU perpajakan tersebut,” timpal Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Penurunan tarif PPh badan ini diharapkan memacu di sektor riil, yang bisa membuat Indonesia menjadi lebih kompetitif,” sambung Sri Mulyani. “Jadi, kami akan cari jalan semaksimal mungkin agar ada keseimbangan untuk seluruh tujuan yang dijanjikan oleh Presiden.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi, menambahkan bahwa tarif pajak penghasilan memang tidak harus selalu tinggi karena yang terpenting justru kepatuhan dari wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya. “Tujuan utama dari penurunan tarif PPh adalah agar perekonomian Indonesia bisa bersaing dengan -negara tetangga, yang mengenakan pajak murah,” kata Ken.

Saat ini, merujuk UU Nomor 36 tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan dan PP Nomor 46 tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Usaha Yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu, pemerintah menetapkan tarif PPh badan sebesar 25 persen dari Penghasilan Kena Pajak (PKP). Namun, bagi wajib pajak badan dalam negeri yang berbentuk perseroan terbuka, bisa memperoleh tarif PPh sebesar 5 persen. Berikut rincian lengkap tarif PPh untuk badan usaha.

Penghasilan Kotor (Peredaran Bruto) (Rp)Tarif Pajak
Kurang dari Rp4,8 miliar1 persen dari penghasilan kotor
Lebih dari Rp4,8 miliar s/d Rp50 miliar( 0,25 – (0,6 miliar/penghasilan kotor) x PKP
Lebih dari Rp50 miliar25 persen dari PKP
Loading...