Rebound Harga Minyak Tak Membantu, Rupiah Anjlok 42 Poin di Akhir Pekan

Seperti diperkirakan sebelumnya, harus menutup akhir pekan (22/4) ini di zona merah. Menurut Index, hari ini Garuda ditutup ke level Rp13.194 per AS, melemah 42 poin atau 0,32% dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp13.152 per AS.

Pada sesi perdagangan pagi, rupiah dibuka melemah 12 poin atau 0,09% ke Rp13.65 per dolar AS. Kemudian, mata uang Garuda kembali terdepresiasi 15 poin atau 0,11% ke Rp13.168 per dolar AS pada pukul 11.29 WIB di akhir perdagangan sesi I. Lalu, rupiah kembali terjun bebas 35 poin atau 0,25% ke Rp13.188 per dolar AS jelang penutupan spot.

Meski minyak mentah menguat pada sesi perdagangan Jumat siang, namun itu tak cukup membantu rupiah untuk bergerak zona hijau. minyak jenis WTI kontrak Juni melesat 1,16% ke 43,68 dolar AS per barel pada pukul 10.37 WIB. Di saat yang sama, minyak jenis Brent untuk kontrak Juni juga terpantau menguat signifikan 1,03% ke 44,99 per barel.

Pelemahan rupiah ini sebelumnya memang sudah diprediksi oleh Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta. “Meski keputusan Indonesia dengan mempertahankan BI rate di 6,75% sudah diprediksi , namun tanpa perbaikan harga komoditas, peluang rupiah untuk bergerak ke zona positif memang akan sulit,” papar Rangga.

“Keputusan mempertahankan BI rate di memang sudah sesuai dengan perkiraan pasar,” tambah Rangga. “Namun, itu membuat penguatan rupiah mulai jenuh.”

Melemahnya rupiah juga diwartakan oleh . Pada pukul 16.27 WIB, mata uang Garuda terdepresiasi 23 poin atau 0,17% ke posisi Rp13.190 per dolar AS.

Loading...