Rasa Gurih & Menyehatkan, Harga Filet Ikan Gindara Dijual Mulai Puluhan Ribu Rupiah

Ikan Gindara - fizmart.comIkan Gindara - fizmart.com

Selain salmon, tuna, kakap, dan sebagainya, sebenarnya masih banyak ikan laut yang lezat berkhasiat untuk disantap, misalnya seperti ikan gindara. Bagi sebagian , ikan gindara (escolar) atau yang kerap disebut ‘tuna putih’ memang masih terdengar asing. Maklum saja, ikan gindara biasanya banyak disajikan dalam masakan-masakan Jepang. Meski demikian, kini juga banyak -restoran yang menyajikan gindara dalam bentuk fillet yang lezat. fillet ikan gindara pun bervariasi, tergantung ukurannya.

Di pasaran filet ikan gindara (oil fish) segar ukuran 500 gram berkisar Rp 32.500, sedangkan harga fillet ikan gindara per 1 kilogram (kg) bisa mencapai Rp 110 ribuan. Filet ikan gindara biasanya di supermarket besar maupun secara online di sejumlah kota seperti Surabaya, Solo, Semarang, Yogyakarta, Depok, dan sebagainya.

Sepintas jika dilihat tampilan ikan gindara memiliki bentuk dan rasa yang hampir sama dengan ikan tongkol setelah dimasak. Namun ikan gindara menawarkan banyak keunggulan, misalnya diyakini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Sebab minyak ikan gindara mengandung omega 9 dan lemak tak jenuh.

Kandungan tersebut dipercaya membantu menstabilkan jumlah kolesterol dalam tubuh dan membantu mengontrol kadar lemak jahat asalkan dimasak tanpa menggunakan minyak goreng. “Di sini masakan gindara hanya dibakar saja. Lain halnya jenis ikan lain seperti cakalang, nila, gurami, patin dan lele dapat dibakar maupun digoreng,” kata Rustanto, juru masak di Warung Siji Rasane, Yogyakarta, seperti dilansir KRJogja.

Rustanto menambahkan, gindara bakar diyakini bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebab minyak ikan gindara mengandung 2,29 persen lemak jenuh, 88,7 persen minyak tak jenuh tunggal dan 8,9 persen lemak tak jenuh. Kemudian minyak ikan gindara juga memiliki kandungan 9 sebanyak 95 persen dan DHA sebanyak 2,95 persen dari total berat ikan. Tak heran jika gindara disebut-sebut menjaga kekebalan tubuh dari demam, flu, maupun batuk.

Meski manfaatnya beragam, konsumsi ikan gindara menurut Brian Clement, penulis buku Killer Fish: How Eating Aquatic Life Endangers Your Health, konsumsi gindara ternyata tak boleh berlebihan. Ikan gindara mengandung zat lemak yang dapat dicerna bernama gempylotoxin, yang memberikan sensasi rasa mentega yang lezat. Zat lemak tersebut menurut Clement dapat menyebabkan efek samping pada usus berupa diare jika dikonsumsi secara berlebih. Oleh sebab itu konsumsi ikan gindara dianjurkan hanya sebanyak 6 ons atau kurang dari itu.

Loading...