Rasa Beragam, Berapa Harga Kurma Coklat per Toples?

Kurma Coklat Isi Mede/Keju - www.bukalapak.com

JAKARTA – Menjelang Ramadan dan seperti sekarang ini, buah kurma memang mulai banyak di pasaran. Tidak hanya disajikan secara ‘konvensional’, namun ada juga beberapa orang kreatif yang berinovasi dengan menghadirkan kurma coklat (biasa disingkat kurcok). Disediakan dalam wadah toples dan beragam varian rasa, camilan nikmat ini ditawarkan dengan harga yang cukup bersahabat.

Jika Anda rajin menelusuri situs jual beli atau , ada banyak yang menjual kurma coklat. Harga yang ditawarkan biasanya berkisar antara Rp29 ribuan sampai dengan Rp45 ribuan per toples dengan varian isi blueberry, kismis, mangga, keju, strawberry, durian, apel, vanilla, dan lain-lain. Selain itu, ada juga yang menjual per berisi tiga toples dengan harga Rp100 ribuan.

Salah satu perempuan yang berbisnis kurma coklat ini, Nikmatul Mawadah, menuturkan bahwa ia telah menjalankan bisnis tersebut selama bertahun-tahun. Bisnis kurma coklat apat bertahan karena adanya pangsa yang luas dan menjadi salah satu makanan unik di kala Lebaran, yang biasanya lebih sering dijejali dengan kue-kue kering.

“Awalnya, saya buat untuk konsumsi pribadi. Tetapi, karena banyak yang suka dan mencoba promo di social , akhirnya saya memutuskan untuk menjadi agen yang hanya menjual beberapa lusin,” tutur perempuan yang berdomisili di Tangerang tersebut. “Lama-lama, permintaan terus bertambah, kemudian diputuskan menjadi distributor kurma coklat.”

Sementara, penjual yang lain, Ekyana Norita, mengaku telah menjadi produsen kurma coklat sejak Mei tahun 2017 lalu. Dirinya mengklaim, produk kurma coklat yang dijualnya memiliki banyak penggemar, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja. Camilan yang ditawarkan berbahan dasar coklat yang di dalamnya terdapat kurma dan varian rasa, mulai peanut dates, vanilla dates, mint dates, strawberry dates, hingga lemon dates.

“Produk Chokuza ini saya jual per box, dengan harga Rp20 ribuan yang terdiri dari lima coklat,” ujar perempuan yang akrab disapa Eky tersebut. “Untuk pemasaran, kami mengandalkan media sosial seperti Instagram dan juga dari mulut ke mulut. Dalam sebulan, saya bisa meraup omzet hingga jutaan rupiah.”

Loading...