Rangsang Pasar Domestik, Produsen Smartwatch Jepang Tambah Fitur Baru

smartwatch di masih fokus memproduksi jam tangan pintar yang memiliki utama koreksi waktu secara otomatis. Namun kini, beberapa produsen menambahkan beberapa tambahan untuk menghidupkan kembali jam tangan yang cenderung lesu.

Citizen dijadwalkan merilis smartwatch baru pada Desember mendatang dengan antarmuka yang dapat dihubungkan dengan melalui Bluetooth untuk mempermudah pengguna dalam melakukan panggilan, berkirim email, dan bentuk komunikasi lainnya melalui telepon. Selain itu, pengguna juga dapat mengatur smartwatch untuk bergetar, berbunyi, atau memberitahukan beberapa kejadian penting sehari-hari.

Fitur lain yang termasuk dalam jam tangan pintar ini adalah menemukan kesalahan pada smartphone serta mengoreksi zona waktu secara otomatis dan daylight saving time. Perangkat yang juga dibekali tenaga surya sehingga baterai tidak perlu diganti ini diperkirakan dengan 80.000 yen. The Citizen Holding berencana menjual secara terbatas jam ini sebanyak 3.000 unit namun mereka telah menerima pesanan sebanyak tiga kali lipat.

Sebelumnya, Citizen pernah merilis jam tangan pintar pada tahun 2006 di Jepang namun penjualannya tidak menggembirakan. Perusahaan sedikit beruntung ketika memperluas pemasaran ke pasar Utara pada tahun 2012 karena di sana lebih menghargai koreksi zona waktu secara otomatis.

Sebelum Citizen, Seiko juga sudah meluncurkan smartwatch terbaru mereka pada bulan Juni lalu dan berencana mengeluarkan produk lagi pada 23 September mendatang yang dirancang untuk pendaki gunung. Sementara, Casio juga akan menambah anggota baru untuk keluarga Edifice pada Jumat (9/9) mendatang yang memiliki fitur koreksi waktu otomatis dan dibanderol 45.000 yen.

Produsen jam tangan Jepang memang cenderung lebih memilih untuk membuat smartwatch dengan fitur utama streamline dan desain yang memudahkan untuk membaca waktu. Mungkin karena di Jepang tidak memiliki zona waktu, pasar domestik untuk smartwatch lebih lambat. Namun, beberapa rilis terbaru ini diharapkan dapat merangsang kembali selera pasar Jepang.

Loading...