Rabu Sore, Rupiah Perkasa Jelang Pertemuan Trump-Juncker

Rupiah - republika.co.idRupiah - republika.co.id

Pergerakan indeks AS, juga euro, yang resah jelang pertemuan Presiden AS, Donald Trump, dengan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, membuat rupiah melenggang cukup mulus hingga Rabu (25/7) sore. Menurut paparan Index pukul 15.57 WIB, Garuda terpantau 70 poin atau 0,48% menuju level Rp14.475 per .

Sebelumnya, rupiah harus ditutup melemah 63 poin atau 0,44% di posisi Rp14.545 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (24/7) kemarin. Pagi tadi, mata uang NKRI mampu rebound dengan dibuka menguat 28 poin atau 0,19% ke level Rp14.517 per dolar AS. Setelah itu, spot relatif bergerak cukup nyaman di teritori hijau hingga sore hari.

Sementara itu, siang tadi mematok kurs tengah berada di posisi Rp14.515 per dolar AS, naik 26 poin atau 0,17% dari transaksi sebelumnya di level Rp14.541 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mata uang Asia bergerak variatif versus , dengan penguatan tertinggi sebesar 0,64% dialami won Korea Selatan, sedangkan pelemahan terdalam sebesar 0,13% menghampiri yuan China.

Dari pasar global, indeks dolar AS dan euro bergerak gelisah pada hari Rabu, menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dengan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, di tengah fokus investor pada tensi perdagangan antara dua kekuatan . Mata uang Paman Sam terpantau hanya naik tipis 0,035 poin atau 0,04% ke level 94,648 pada pukul 11.39 WIB, sedangkan euro melorot 0,06% ke posisi 1,1680 per dolar AS.

Diberitakan Reuters, kekhawatiran perang dagang dengan AS membuat euro terjebak dalam kisaran sempit ketika Juncker melakukan perjalanan ke Washington untuk melakukan pembicaraan dengan Trump yang berfokus pada perdagangan. Pembicaraan dilakukan setelah AS memberlakukan tarif pada baja dan aluminium Uni Eropa. “Jika ada eskalasi lebih lanjut, itu berpotensi merugikan sentimen aset berisiko serta menekan dolar AS, khususnya terhadap yen,” tutur senior FX & rates strategist di Barclays, Shinichiro Kadota.

Loading...