Punya Sarang Bernilai Jual Tinggi, Berapa Harga Burung Walet per Ekor?

Harga Burung Walet - klikpajak.idHarga Burung Walet - klikpajak.id

Berbisnis sarang burung memang sudah lama dikenal menguntungkan. Bahkan nilai keuntungannya bisa mencapai puluhan atau bahkan ratusan juta jika bisnisnya berskala besar. Namun rupanya keuntungan ini juga sebanding dengan rumitnya atau ternak burung walet itu sendiri. Seperti diketahui, burung walet adalah burung yang hidup di bebas, jadi cukup sulit untuk menangkapnya, lalu dipelihara dan memaksanya menghasilkan sarang untuk dijual.

“Budidaya burung walet berbeda dengan budidaya burung pada umumnya. Anda tidak bisa menangkap indukan, lalu memelihara dan membuatnya menghasilkan sarang,” demikian seperti dilansir Pertanianku. Biasanya cara paling mungkin untuk budidaya walet adalah dengan membangun sebuah atau gedung yang cukup tinggi untuk menarik perhatiannya agar mau tinggal dan membuat sarang secara di gedung tersebut.

Karena teknik budidaya yang umum adalah demikian, maka kemungkinan akan sulit bagi calon pembudidaya untuk menemukan indukan burung walet yang dijual per ekor di -pasar burung. Yang tersedia di biasanya hanya sarangnya saja dan telur burung walet. Dibandingkan sarangnya, harga telur walet masih relatif lebih murah, yakni antara Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu per pasang.

Lalu untuk apa sebenarnya telur-telur walet tersebut? Rupanya teknik lain untuk budidaya burung walet adalah dengan menetaskan telur-telur walet. Tapi perlu diketahui, menunggu telur walet menetas secara alami berisiko kegagalan yang cukup tinggi. Oleh sebab itu para pembudidaya biasanya menggunakan teknik penetasan buatan dengan menggunakan mesin penetas telur atau menggunakan indukan burung sriti.

“Keuntungan menggunakan mesin penetas telur adalah peternak dapat menggunakannya sepanjang waktu dan memiliki resiko gagal menetas yang cukup rendah. Namun, peternak tetap memiliki tugas sebagai induk yang harus memperhatikan telur-telur tersebut sepanjang hari,” demikian seperti dilansir Koloniwalet.

Nah, untuk teknik menetaskan telur walet menggunakan indukan sriti hanya butuh ketelitian di tahap awal saja dan peternak hanya perlu menunggu sriti menetaskan telur-telur tersebut secara alami. “Kesulitannya adalah memastikan indukan sriti mau mengerami telur tersebut. Hindari melakukan peletakan atau pengambilan telur dengan tangan kosong untuk mencegah ada bau asing yang menempel pada telur,” sambungnya.

Loading...