Punya Rasa Cokelat yang Khas, Susu Milo di Indomaret Dijual dengan Harga Terjangkau

Susu Milo - metro.co.ukSusu Milo - metro.co.uk

Legitnya rasa cokelat yang dihadirkan Nestle melalui Milo memang cukup disukai oleh masyarakat Indonesia. Milo sendiri ternyata berasal dan pertama kali dipasarkan di Australia sejak 81 tahun silam dan mulai dipasarkan di Indonesia tahun 1974. Hingga kini susu Milo bisa dengan mudah ditemui di berbagai pusat perbelanjaan seperti Indomaret, Alfamart, hingga supermarket seperti Giant dengan yang bervariasi tergantung dan ukurannya.

Susu Milo tersedia dalam beberapa varian, yakni yang masih berupa bubuk dan kemasan cair siap minum. Harga susu Milo di Indomaret bermacam-macam, sebagai contoh untuk varian Milo Healthy Drink UHT Coklat 115 ml dijual dengan harga Rp 2.900 per kotak, Milo Healthy Drink UHT Activ-Go 190 ml Rp 5.000, Milo Healthy Drink 240ml Rp 9.400, dan Milo Healthy Drink High Calcium Actigen-E 240 ml Rp 9.400.

Sedangkan untuk Milo kemasan bubuk varian Milo Healthy Drink 3 in 1 Actigen-E 4×35 gr Rp 15.000, Milo Healthy Drink Energy Releasing Actigen-E 300g Rp 28.900, Milo Healthy Drink 3 in 1 Releasing E/Releasing Actigen-E Rp 30.500, Milo Healthy Drink Energy Actigen-E 800 gr Rp 66.400, Milo Healthy Drink 3 in 1 Actigen-E 20 sachet x 35 gram Rp 67.900, dan Milo Healthy Drink 3 in 1 Actigen-E 800 gr Rp 74.700.

Selain susu, Milo juga menelurkan lain seperti Milo Cube, Milo Cereal Balls, hingga Milo Chocolate Nuggets. Namun rupanya ada fakta unik dari susu besutan Nestle ini. Pasalnya susu Milo yang diproduksi di setiap ternyata memiliki rasa yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, seringkali beberapa menganggap rasa susu Milo impor biasanya lebih enak dibanding susu Milo di Indonesia. Mengapa?

“Produk dibuat bergantung dari tren konsumen,” ujar Head of Corporate Communication PT Nestle Indonesia Nur Shilla Christianto seperti dilansir Prokal. Nur Shila menjelaskan bahwa produk Nestle di Indonesia sudah sesuai tren dan bahkan 6% dari produksinya telah diekspor ke negara lain. Milo yang diproduksi di Indonesia juga telah disesuaikan dengan dan selera konsumen.

“Sebab kebutuhan gizi tiap negara juga berbeda,” ungkapnya. Lalu kenapa ada yang menganggap lebih enak Milo di Malaysia? “Itu hanya karena di perbatasan Kalimantan sudah terbiasa dengan Milo Malaysia,” tandasnya.

Loading...